
Asep, salah seorang petani di Desa Talagasari, menyatakan, selain mempermudah transportasi pengangkutan hasil bumi berupa beras, sekaligus akan berdampak terhadap nilai jual beras tersebut.
“Alhamdulillah, TMMD ini sangat membantu warga, khususnya para petani seperti saya ini. Dulu kami kesulitan ketika musim panen tiba, karena ongkos pikul dari lokasi kebun ke jalan raya sangat mahal. Mungkin kedepannya, setelah ada jalan baru ini, akan mengurangi biaya ongkos angkut. Sekaligus akan mendorong nilai harga jual cengkeh, dan hasil bumi lainnya,” ujar Asep, Selasa (14/7/2020).
Asep mengungkapkan, salah satu persoalan yang dihadapi para petani padi di Desa Telagasari saat ini adalah buruknya infrastruktur jalan. Kondisi jalan yang tidak memadai membuat warga kesulitan saat akan memasarkan.
“Namun setelah adanya jalan baru ini, saya yakin, para petani padi khususnya akan merasa senang,” tegasnya. (*)