Seiring dengan perkembangan, kehadiran teknologi informatika dan komunikasi pun turut berkembang. Karenanya, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk menggulirkan berbagai program yang berbasis digital, yang terangkum dalam Indonesia Digital Network (IDN).
“Yaitu, Indi School dan Indi Campus, yaitu mengembangkan jaringan internet sekaligus membantu dunia pendidikan tingkat pelajar serta mahasiswa, Indi Finance, yaitu pengembangan jaringan untuk bidang jasa keuangan,” ujar Direktur Enterprise & Business PT Telkom Indonesia, M. Awaludin, beberapa waktu lalu.
Dikatakannya, satu diantara program IDN itu berkenaan dengan pengembangan jaringan di luar negeri, yaitu Indi Finance. Pada program itu, jelas Awaludin, pihaknya mencoba menggarap sistem pengiriman uang (remittance) para tenaga kerja Indonesia (TKI). “Tahap perdana, yaitu Hong Kong,” singkat Awaludin.
Menurutnya, dalam enam bulan terakhir, pihaknya membantu pengiriman para TKI yang bekerja di negara yang masuk wilayah kekuasaan Cina tersebut. Selama kurun waktu itu, ungkapnya, nilai transaksi remittance di luar dugaan, yaitu sekitar Rp 100 miliar.
Melihat kondisi itu, ujar Awaludin, pihaknya bersiap mengembangkan remittance pada beberapa negara lain. Tahun ini, cetusnya, pihaknya berencana untuk mengoperasikannya di Makau dan Taiwan.
“Selain Makau dan Taiwan, kami pun berencana untuk mengoperasikannya di negara-negara yang selama ini menjadi tujuan TKI, yaitu Malaysia dan Timur Tengah. Proyeksinya, di Malaysia dan Timur Tengah, pengoperasiannya tahun depan. Itu karena kami harus melakukan persiapan, di antaranya, dalam hal penyediaan Digital Cash Money (DCM),” tutup Awaludin. (ADR)
