
“Ada empat sektor yang menjadi perhatian kami dalam menjalankan program CSR. Yaitu, pendidikan, lingkungan hidup, kewirausahaan, dan sosia, seperti kesehatan,” tandas National Commercial Business Head Bank OCBC NISP, Suwardi Candra, usai Smart Financial Planning di SMA Kristen Paulus, Jalan Dr Rajiman Bandung, Selasa (20/10).
Candra, sapaan akrabnya, meneruskan, hingga kini, porsi CSR bidang pendidikan adalah yang paling besar. Menurutnya, porsinya mencapai 50-60 persen. Sisanya, lanjut dia, bidang-bidang lainnya.
Secara nilai, Candra mengatakan, pihaknya selalu berusaha untuk meningkatkan alokasi dana CSR. Meski tidak menyebut nilai alokasi dana CSR secara rinci, Candra menyatakan, angkanya tergolong tinggi. “Kalau miliaran rupiah sih, iya. Tapi, maaf, saya tidak dapat menyebutkannya,” kata dia.
Candra menegaskan, pengguliran program-program CSR merupakan salah satu bukti bahwa phaknya memiliki perhatian besar, khususnya, pada bidang pendidikan. Hal itu, jelasnya, berkaitan dengan kualitas generasi mendatang. “Apabila generasi muda kita kuat dan memiliki kualitas, tentunya, ini berefek positif bagi kelangsungan bangsa,” tutupnya. (ADR)