Pemerintah Harus Memperluas Akses Masyarakat Terhadap Pendidikan Tinggi

Dr. Amin Kuneifi Elfahmi, SE, MM

JABARTODAY.COM – Minimnya akses masyarakat untuk mengenyam pendidikan tinggi akan sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat Indonesia di masa mendatang. Kondisi ini harus segera diperbaiki dengan cara memperluas keberadaan kampus-kampus diberbagai kota di Indonesia, kalau tidak Indonesia akan memiliki kualitas SDM yang sangat rendah.

Demikian pendapat pemerhati dan praktisi pendidikan tinggi Dr. Amin Kuneifi Elfahmi di Jakarta kepada Jabartoday.com, Minggu (10/9)  menjawab semakin jomplangnya perbandingan antara perguruan tinggi dan lulusan SLTA. “Memang kondisinya sangat menyedihkan, oleh karena itu  pemerintah harus memperluas jaringan perguruan tinggi di seluruh kota-kota di Indonesia, agar masyarakat dapat mengenyam pendidikan tinggi lebih mudah,” kata Amin Kuneifi di Jakarta, Minggu (10/9).

Amin menegaskan, menjadi kewajiban pemerintah untuk menyediakan layanan pendidikan tinggi yang baik disetiap ibukota provinsi sebagaimana konstitusi menjamin bahwa warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang layak. “Jumlahnya harus diperluas, itu rumusnya saya kira. Dengan demikian akan semakin luas pula warga masyarakat yang bisa menikmati pendidikan tinggi,’ jelas Amin yang juga praktisi di perguruan tinggi  itu.

Amin berpendapat, pendidikan tinggi yang dikelola oleh pemerintah masih belum memenuhi kebutuhan warga negara untuk mendapatkan pendidikan tinggi. “Pendidikan tinggi masih menjadi milik orang-orang yang memiliki uang yang banyak, sementara orang yang tidak punya uang mereka tidak bisa kuliah. Dan inilah tantangan pemerintah untuk menjawabnya,” tuturnya.

Menurut Amin pendidikan tinggi tidaklah harus berbiaya mahal. Hal ini penting agar semua orang dapat memeiliki kesempatan yang sama untuk mengeyam pendidikan. Ia menunjuk Universitas Pamulang yang mampu menyelenggarakan pendidikan tinggi dengan biaya yang sangat murah.

Universitas Pamulang  merupakan kampus yang dikelola swasta  dengan jumlah mahasiswa terbesar di Indonesia. Di laporkan Universitas Pamulang saat ini memiliki jumlah mahasiswa sekitar 63 ribu. Telah memiliki 2  kampus utama dan 1 kampus tambahan. Dalam dua hingga lima tahun mendatang Universitas Pamulang akan menggenjot jumlah mahasiswanya hingga 100 orang.

“Lihat saja Universitas Pamulang, hanya dengan SPP perbulannya 300 ribu saja sudah biasa kuliah, artinya biaya kuliah itu bisa di-efisiensi sedemikian rupa sehingga proses belajar mengajar di kampus dapat berjalan dengan baik,” jelasnya. Menurut Amin, kunci kesuksesan kampus Universitas Pamulang saat ini karena mampu memberikan layanan yang baik dan murah serta dukungan teknologi pembelajaran yang modern. Hal lainnya adalah disiplin pada pentingnya pengelolaan yang efektif dan efisien.

“Adalah lucu sekali kalau kampus negeri tidak mampu menekan biaya kuliah sehemat mungkin, padahal kampus swasta seperti Universitas Pamulang mampu, hal ini harus menjadi pembelajaran bagi kampus-kampus negeri,” jelasnya. (jos)

Related posts