
Lahir di Bandung, 29 Juli 1971, Arrofa Acesta menempuh perjalanan akademik yang tidak linier namun justru memperkaya perspektifnya. Ia memulai dari bidang pertanian sebelum kemudian bertransformasi ke dunia pendidikan dasar, menyelesaikan studi magister di Universitas Pendidikan Indonesia dan meraih gelar doktor dari Universitas Negeri Jakarta pada 2021. Perpaduan latar belakang ini membentuk pendekatan yang khas—ilmiah, kontekstual, dan berorientasi pada solusi.
Sejak bergabung sebagai dosen PGSD FKIP Universitas Kuningan pada 2011, ia telah memegang berbagai posisi strategis, mulai dari Sekretaris Program Studi hingga Kepala Program Studi PGSD S1. Kini, dengan amanah baru sebagai Kepala Program Studi S2 PGSD, ia membawa pengalaman kepemimpinan yang matang sekaligus pemahaman mendalam terhadap dinamika pendidikan dasar di Indonesia.
Dalam rekam jejak akademiknya, Arrofa dikenal sebagai peneliti yang produktif, khususnya dalam pengembangan pembelajaran berbasis multiple intelligences dan peningkatan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) siswa sekolah dasar. Karyanya tidak hanya hadir dalam jurnal nasional terakreditasi, tetapi juga dipresentasikan dalam berbagai forum ilmiah internasional. Baginya, riset bukan sekadar publikasi, melainkan sarana untuk menjawab tantangan nyata di ruang kelas.
Tak berhenti pada penelitian, ia juga aktif menulis buku ajar dan referensi, seperti Strategi Pembelajaran IPA Berbasis Multiple Intelligences dan Konsep Dasar IPA: Sains di Sekitar Kita. Karya-karya tersebut mencerminkan visinya untuk menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya informatif, tetapi juga membangun karakter dan kecerdasan majemuk peserta didik.
Di luar kampus, keterlibatannya dalam berbagai organisasi profesional dan sosial memperlihatkan sisi lain dari sosoknya—sebagai penggerak komunitas. Dari Himpunan Dosen PGSD Indonesia hingga Dewan Masjid Indonesia, ia berkontribusi dalam penguatan jejaring, pengembangan kapasitas, hingga pengabdian kepada masyarakat.
Pelantikan hari ini juga menjadi momentum penting dalam penguatan visi Program Studi S2 PGSD yang tidak hanya mencetak pendidik, tetapi juga peneliti dan konsultan pendidikan dasar. Sejalan dengan profil lulusan program magister pendidikan dasar, Arrofa menekankan pentingnya pendekatan interdisipliner, pemikiran kritis, serta kemampuan adaptif dalam menghadapi perubahan zaman.
“Pendidikan dasar adalah fondasi. Jika kita ingin masa depan yang kuat, maka fondasi itu harus kita bangun dengan serius,” demikian prinsip yang kerap ia gaungkan.
Dengan pengalaman, integritas, dan visi yang dimilikinya, Dr. Arrofa Acesta diharapkan mampu membawa Program Studi PGSD S2 Universitas Kuningan semakin progresif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman—sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai pendidikan yang humanis.
Hari ini, sebuah babak baru dimulai. Bukan hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi arah pendidikan guru sekolah dasar di Universitas Kuningan. [roez]