
(jabartoday.com/net)
JABARTODAY.COM – BANDUNG — Menutup paruh pertama 2017, catatan kinerja impresif dan positif ditorehkan korporasi raksasa nasional, PT Astra International Tbk. Pada Semester I tahun ini, Industri multi sektor itu sukses mencatat pertumbuhan bisnisnya. Itu terlihat pada perolehan net income. “Kami bersyukur dapat mencatat hasil positif pada semester perdana tahun ini,” tandas Prijono Sugiarto, Presiden Direktur PT Astra International Tbk, dalam keterangan resmi tentang Laporan Keuangan Semester I 2017 PT Astra Internasional Tbk.
Prijono mengemukakan, pada semester awal tahun ini, pihaknya mencatat pendapatan bersih senilai Rp 98 triliun. Jumlah itu melampaui perolehan periode sama 2016, sejumlah Rp 88,2 triliun, atau naik 11 persen. Begitu pula dengan laba bersih, yang pada triwulan II 2017, naik 31 persen menjadi Rp 9,3 triliun, melebihi realisasi periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp 7,1 triliun. Menurutnya, pertumbuhan itu karena lini-lini bisnis PT Astra International Tbk pun mencatat hasil positif. Satu di antaranya, seru Prijono, otomotif.
“Semester I 2017, otomotif meraih laba bersih Rp 4,2 triliun. Angka laba bersih itu 9 persen lebih banyak daripada realisasi momen sama 2016, yaitu senilai Rp 3,8 triliun,” papar Prijono.
Diungkapkan, pada semester I 2017, otomotif nasional, khususnya mobil, mencatat pertumbuhan. Hal itu, katanya turut mendongkrak kinerja produk PT Astra, antara lain PT Toyota Astra Motor (TAM), PT Astra Daihatsu Motor (ADM), dan PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI). Secara total, penjualan seluruh brand dan varian mobil di tanah air mencapai 534 ribu unit. Sebanyak 298 ribu ubit di antaranya, merupakan produk anak-anak perusahaan PT Astra Internastional Tbk.
Namun, kata Prijono, pada sektor sepeda motor, kinerja nasional mengalami perlambatan. Secara total nasional, penjualan seluruh merek dan varian sepeda motor mengalami perlambatan, yaitu menjadi 2,7 juta unit. Khusus produk PT Astra Honda Motor (AHM), lanjutnya, penjualannya sebanyak 2 juta unit. (win)