
jabartoday.com/net
Salah satu produk yang dikembangkan PT Pindad adalah fuze amunisi, semisal mortar, artileri, tank, roket, dan amunisi angkatan laut.
“Dalam program pengembangan fuze amunisi ini, kami menjalin kerjasama dengan perusahaan supplier fuz Jerman, Junghans Defence. Kerjasama ini bentuk sinergitas dalam bidang sistem fuze munisi beberapa produk munisi, antara lain mortar, artileri, tank, roket, dan amunisi angkatan laut,” tandas Direktur Utama PT Pindad (Persero), Silmy Karim, belum lama ini.
Dalam kerjasama yang tertuang pada nota kesepahaman itu, ungkap Silmy bersama perusahaan negeri Bavaria itu, pihaknya sepakat melakukan sinergi sistem fuze mulai tahun ini. Investasi awalnya, sebut Silmy, senilai 5 juta dolar AS. Dalam perkembangannya, lanjut Silmy, angka itu dapat berkembang mencapai 20 juta dolar AS. Dalam satu tahun, sebut dia, berkenaan dengab pengadaan fuze, pihaknya mengucurkan kocek sekita 4 juta dolar AS.
Pada sisi lain, Silmy melanjutkan, kerjasama dengan Jerman itu bentuk komitmen jajarannya untuk dalam hal ekspansi lasar internasional dan global. Khusus fuze, tuturnya, pihaknya fokus pada pasar Asia Pasifik. (ADR)