
Dia berpendapat, pada Januari 2016, masyarakat yang mulai membuat pasar modal sebagai sarana investasi pun terus bertumbuh dan punya optimisme tinggi. Hal itu pun, sambungnya, terjadi di Jabar. Tahun ini, lanjutnya, yang menjadi emiten perdana adalah lembaga perbankan yang berkantor pusat di Kota Bandung, PT Bank Artos Tbk.
Hary meneruskan, berdasarkan data KSEI, jumlah SID baru sebanyak 1.864 SID. Pada akhir Januari 2016, jumlah total investor berdasarkan SID aktif bertambah 9.754 investor atau menjadi 444.197 investor. Kontribusi Jabar, imbuh dia, pada periode Januari 2016, dalam hal investor baru, sebanyak 19.1 persen investor baru. (ADR)