
Menurut Emil, biasa dia disapa, yang krusial adalah pembiayaan kegiatan melalui PPP. “Kita lagi bikin prototipe yang didampingi LKPP supaya prosedurnya baik. Setelah lulus satu dua proyek, nanti kita menyelenggarakan sendiri kerja samanya,” ujar Emil.
Yang terang-terangan dibantu oleh LKPP, sahut Emil, salah satunya pembuatan PJU yang jumlahnya sekitar 30-50 ribu lampu. Kegiatan itu akan dilakukan melalui Kerja Sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU).”Itu berjalan untuk kegiatan berikutnya rumah sakit juga akan dikerjakan lewat KPBU,” tukas Emil.
Dengan demikian, menggunakan istilah Ketua LKPP Indonesia Agus Prabowo, “Jangan menunggu uang, baru kita menunggu pelayanan kepada warga”. “Dengan tidak ada uang kita bisa gunakan KPBU, sehingga perubahan dirasakan oleh masyarakat dengan mekanisme keuangan yang kita atur,” seru dia.
Contoh yang paling keren, kata Emil, pengadaan mobil sampah berteknologi tinggi. Dulu hanya mimpi harus lelang lama hingga dua tahun baru beres. “Ternyata dengan e-katalog luar biasa, hitungan hanya tiga bulan kita bisa membeli secara transparan dengan mekanisme yang sangat wajar,” tutup Emil. (koe)