
(jabartoday.com/net)
JABARTODAY.COM – BANDUNG — Kehadiran Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) memang menjadi unsur penting dalam menjaga kedaulatan negara republik ini. Karenanya, pemerintah mengalokasikan dana besar untuk pengadaan alutsista, sekitar Rp 100 triliun.
Salah satu peruntukannya, pemerintah berencana melakukan peremajaan skuad tank. Melalui Kementerian Pertahanan (Kemenhan), pemerintah bersiap membeli 100 unit medium tank produk PT Pindad (Persero).
“Ini bagian upaya alutsista nasional. Pemesanan ini untuk mengganti kendaraan tempur TNI yang sudah cukup uzur,” tandas Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, usai sarasehan dengan industri pertahanan nusantara di kawasan PT Pindad (Persero), Jalan Gatotsubroto Bandung, belum lama ini.
Ryamizard mengungkapkan, sebenarnya, kebutuhan tank cukup banyak. Angkanya, ungkap dia, sekitar 500 unit. Namun, kata dia, tahap awal, pihaknya memesan sekitar 100 unit, untuk memenuhi kebutuhan 2 batalyon.
Ryamizard berpendapat, medium tank produk Pindad berbobot 37 ton itu cocok dan sesuai dengan medan Indonesia terutama Jawa dan Sumatera. Dia menilai medium tank, yang saat ini masih dalam proses penyelesaian prototype yang rencananya tampil pada puncak HUT ke-72 TNI di Cilegon, 5 Oktober 2017, itu lebih mudah melintasi jembatan Indonesia, yang rata-rata berdaya topang 40 ton. (win)