Bidik Pasar Jabar, Manulife-Muamalat Berkolaborasi

jabartoday.com/net

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Sejak beberapa pekan terakhir, ekonomi nasional berada dalam situasi dan kondisi yang kurang baik. Banyak hal yang menjadi penyebabnya. Antara lain, depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), yang posisi terakhir melampaui Rp 14 ribu per dolar AS.

Kendati demikian, ternyata, pasar produk keuangan Jabar masih memiliki daya tarik luar biasa. Buktinya, dua lembaga jasa keuangan, yaitu PT Manulife Indonesia dan PT Bank Muamalat, sepakat menjalin kolaborasi. Kedua lembaga jasa finansial itu merilis produk bersama, yaitu Zafirah Save Link. “Ekonomi memang lesu. Tapi, di Jabar, khusus program Zafirah Save Link, kami menargetkan penambahan nasabah sebesar 9 persen  target nasional sebanyak 5 juta nasabah,” tandas Senior Vice President & Chief Manulife Syariah Business, Ardhi Lutfi Siregar,  pada Media Gathering Manulife Indonesia dan Bank Muamalat di Hotel Papandayan, Jalan Jenderal Gatotsubroto Bandung, belum lama ini.

Dijelaskan, Zafirah Save Link adalah unitlink yang terdesain untuk perlindungan masa depan melalui premi berkala. Rancangan produk ini adalah memang bagi masyarakat yang butuh perlindungan asuransi sekaligus berinvestasi berlandaskan prinsip-prinsip syariah.

“Kami memutuskan bekerjasama dengan Bank Muamalat bukan tanpa sebab. Dasarnya, Bank Muamalat merupakan bank syariah pertama di Indonesia. Selain itu, bank itu pun punya branding dan kualitas terpercaya, khususnya, pada level pasar perbankan syariah lokal,” paparnya.

Hal lainnya, tambah dia, yaitu ketersediaan jaringan. Menurutnya, Bank Muamalat memiliki jaringan yang luas. Lembaga perbankan syariah tersebut, sebut dia, punya 450 unit cabang lebih di tanah air. Market share-nya pun, lanjutnya, sebesar 23 persen. Basis pelanggannya, imbuh dia, melebihi 3 juta nasabah ritel.  (ADR)

Related posts