
Hal ini untuk mengatasi terjadinya kendala di lapangan, khususnya aspek medan yang identik dengan daerah perbukitan dan pegunungan, yang tidak mungkin dapat dikerjakan dengan menggunakan tenaga manusia saja. Seolah-olah alat berat sudah menjadi sahabat di program TMMD, khususnya dalam pengerjaan fisik berupa pembukaan dan pembuatan akses jalan baru.
Menurut Komandan Kodim 0605/Subang selaku Dansatgas TMMD ke-108 Letkol Arh Edi Maryono mengatakan, bahwa hal itu perlu dilakukan agar pekerjaan yang tidak bisa dikerjakan secara manual dapat menggunakan alat berat.
“Alat berat itu untuk memudahkan prajurit dan masyarakat sekitar dalam mengerjakan pekerjaannya, sehingga hasil yang diharapkan dapat tercapai dengan lebih optimal, waktu lebih singkat, dan dapat menghemat biaya,” ujar Edi. (*)