Walhi Desak Pengembang Bersikap Transparan

istimewa

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Barat mendesak agar pemerintah memberikan informasi yang berhubungan dengan publik.

Seperti dikatakan Direktur Eksekutif Walhi Jabar Dadan Ramdan, pihaknya telah menyampaikan surat ajuan kepada Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kota Bandung, terkait sejumlah pembangunan apartemen, hotel dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Kota Bandung, dan sudah dilayangkan pada 27 September 2012 lalu.

“Tujuan kami hanya ingin meminta pemerintah membuka informasi terkait perizinan amdal (analisis mengenai dampak lingkungan) dan pemuatan tanah, dari pembangunan yang dilakukan oleh sejumlah pengembang,” ujar Dadan, seusai konferensi pers, Senin (1/10).

Menurutnya, tidak sedikit persengketaan terjadi antara warga dengan pihak pengembang dalam mendirikan pembangunan tersebut. Dia memaparkan, sedikitnya 20 kasus persengketaan terjadi antara warga dan pihak pengembang. Warga, lanjutnya dengan keras, menanyakan terkait perizinan dari pembangunan tersebut. “Kebanyakan para pengembang tertutup, jika dimintai transparansi laporan keuangan, perizinan, atau terkait hal lainnya,” keluhnya.

Dia menuturkan, tidak sedikit juga para pengembang yang bermain curang. Pengembang, seperti diungkapkan Dadan, hanya meminta perizinan pada tingkat RT/RW saja. Dan pengembang juga dengan seenaknya mengklaim sudah membereskan perizinan. Padahal, Walhi sendiri berhak terlibat atas perizinan sejumlah pembangunan komersial itu. “Jika upaya tersebut masih tidak terpenuhi, kami akan membawa masalah ini ke jalur hukum,” tandasnya. (AVILA DWIPUTRA)

Related posts