Wakil Dekan III Faperta Unpad: Mahasiswa Harus Tahu Kondisi Riil

  • Whatsapp
Wakil Dekan III Fakultas Pertanian (Faperta) Unpad, Dr. Dini Rochdiani, Ir., MS (tiga kanan) saat menyerahkan plakat Faperta Unpad kepada Rektor Ikopin Burhanudin Abdullah (dua kanan) seusai Dialog Interaktif di Kampus Unpad Jatinangor, Sabtu (6/10). (DEDE SUHERLAN/JABARTODAY.COM)

JABARTODAY.COM – JATINANGOR

Wakil Dekan III Fakultas Pertanian (Faperta) Unpad, Dr. Dini Rochdiani, Ir., MS, mengapresiasi penyelenggaraan “Dialog Interaktif Pertanian” yang digelar oleh BEM Fakultas Pertanian (Faperta) Unpad, di Student Center Faperta Unpad Jatinangor, Sabtu (6/10). Dia menilai, penyelenggaraan kegiatan itu membuka wawasan mahasiswa seputar persoalan riil yang terjadi di lapangan.

Dini mengungkapkan, dalam dialog ini tampil pembicara dari akademisi yang juga pernah jadi praktisi Rektor Ikopin Burhanudin Abdullah, Kabid Pembiayaan dan Teknologi Tepat Guna Dinas Koperasi dan UMKM Jabar Rudi Billah yang berasal dari praktisi dan penentu kebijakan, dan warga yang pernah menerima bantuan modal pengembangan usaha dari pemerintah.

Tampilnya pemateri-pemateri itu, kata Dini, menambah wawasan mahasiswa seputar kondisi di masyarakat dari berbagai sisi.

“Itu jadi masukan yang berharga bagi mahasiswa. Seperti kata Pa Burhanudin Abdullah saat dialog, mahasiswa bukan generasi penerus namun harus jadi generasi baru. Saya sangat setuju dengan pernyataan itu. Ke depan, mereka yang saat ini berstatus mahasiswa harus menunjukkan kiprah yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya,” ujar Dini.

Ketua Panitia Dialog Interaktif, Ilis Nurafifah, menuturkan, digelarnya kegiatan itu bertujuan untuk mengupas potensi lembaga permodalan dalam mendorong pengembangan usaha, seperti di bidang pertanian.

“Berdasarkan informasi yang saya peroleh, untuk mengajukan bantuan permodalan, urusannya sangat ribet. Tentunya mahasiswa ingin mengetahui lebih jelas kenapa persoalan itu bisa muncul. Didatangkanya pemateri dari berbagai latar pekerjaan dimaksukan agar kupasan dalam dialog bisa mendetail,” ujarnya. (DEDE SUHERLAN)

Related posts