Umuh Sempat Sport Jantung

  • Whatsapp
Umuh Mochtar (seputartimnas)

JABARTODAY.COM – BANDUNG Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar mengaku sempat sport jantung ketika Persiwa Wamena menipiskan ketinggalan gol dari anak asuhnya. Dalam pertandingan tersebut, Persib sempat unggul 3-0 di babak pertama melalui gol yang dicetak M. Ridwan, Dzumafo Herman Epandi dan Kenji Adachihara. Namun, Persiwa dapat mengejar lewat striker asal Mali, Sekou Camara, memanfaatkan kelengahan lini belakang Persib.

“Saya sempat juga deg-degan, stres juga, tadi liat udah 3-2, gelisah juga. Ya sempat berbicara dengan pelatih, untungnya pelatih cepat dan ada pengertian,” ujarnya usai pertandingan di Stadion Siliwangi Bandung, Kamis (17/1).

Dirinya juga mengatakan, penggantian pemain dengan yang lebih segar dapat memberikan perubahan permainan Persib yang sempat menurun. Apabila tidak kecolongan gol, menurut Umuh, anak asuhnya dapat menang telak atas tim Papua tersebut. “Namun, kita tetap bersyukur dapat menang. Anak-anak juga bagus mainnya,” sambungnya.

Disinggung soal adanya pelemparan yang dilakukan oleh bobotoh, Umuh menyanggah hal tersebut, karena tidak ada yang dilempar, hanya gelas air mineral kecil berisi kopi yang tinggal sedikit. Pada pertandingan tersebut, sempat terjadi insiden ketika pemain Persiwa Pieter Rumaropen terjatuh akibat terkena lemparan. “Tidak ada itu (lemparan). Kalaupun ada gelas air mineral yang isinya kopi tinggal sedikit. Jangan dibesar-besarkan lah,” tepisnya.

Menyoal masih adanya petasan dan kembang api yang dinyalakan oleh para bobotoh, Umuh menyebut hal itu hanyalah ekspresi kegembiraan karena tim kesayangannya menang. Apalagi, imbuh Umuh, kembang api dan petasan yang dinyalakan oleh bobotoh masih dalam taraf kewajaran. “Lagipula saya sudah menghimbau kepada bobotoh dan Insya Allah ke depannya tidak akan ada lagi yang kayak gitu,” tandasnya. (AVILA DWIPUTRA)

Related posts