
jabartoday.com/erwin adriansyah
JABARTODAY.COM – JAKARTA — Kinerja bisnis positif terus ditorehkan PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk alias bank bjb. Buktinya, pada triwulan III tahun ini, perbankan yang siap menembus posisi 10 besar nasional itu mencatat pertumbuhan laba yang signifikan.
“Jika perbandingannya dengan triwulan III tahun lalu, periode sama tahun ini, kami mencatat pertumbuhan laba bersih 55,6 persen. Nominalnya, sekitar Rp 1,39 triliun,” tandas Direktur Utama bank bjb, Ahmad Irfan, usai Analyst Meeting Q-3 bank bjb di Ritz Carlton BSD Jakarta, Jumat (14/10) malam.
Terciptanya pertumbuhan laba bersih itu, jelas Ahmad Irfan, karena lini-lini bisnis lembaga perbankan yang berkantor pusat di Jalan Naripan Bandung itu pin menorehkan kinerja positif. Sebagai contoh, sebutnya, penyaluran kredit triwulan III 2016 lebih tinggi 15,7 persen daripada periode sama tahun lalu. “Total kredit pada Triwulan III 2016 mencapai Rp 63,02 triliun,” sebutnya.
Penyaluran terbesar, lanjutnya, adalah kredit konsumer sebesar Rp 42,82 triliun. Kemudian, sambungnya, kredit komersil senilai Rp 12,26 triliun. Berikutnya, tambah Ahmad Irfan, kredit mortage sejumlah Rp 4,47 triliun. “Lalu, kredit mikro Rp 3,05 triliun.
Diungkapkan, untuk terus menggenjot kinerja, pihaknya menyusun sejumlah strategi. Di antaranya, beber Ahmad Irfan, pihaknya turut aktif menggarap proyek-proyek pembangunan infrastruktur. Selain itu,. imbuhnya, pihaknya pun berupaya meningkatkan fee based income melalui remittance.
Soal sikap dan langkah bank bjb seiring dengan hadirnya Bank Banten, Ahmad Irfan mengemukakan, sejauh ini, belum ada pembicaraan antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dan Banten. “Utamanya, segala hal yang berkaitan dengan bank bjb dan pendirian Bank Banten,” tutup Ahmad Irfan. (win)