Transparansi Anggaran, Pemerintah Rangkul Perbankan

imageJABARTODAY.COM- BANDUNG — Dalam era keterbukaan, untuj mendapat kepercayaan publik,  terutama dalam hal keuangan dan anggaran negara, pemerintah melakukan berbagai langkah. Satu di antaranya, merangkul sebanyak 23 lembaga perbankan, baik milik BUMN, BUMD, maupun swasta, yang salah satunya adalah PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk alias bank bjb.

“Ini adalah langkah positif karena sebagai upaya penerintah untuk terus meningkatkan transparansi keuangan negara,” tandas
Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Republik Indonesia,  Marwanto  Harjowiryono, pada Penandatanganan perjanjian jerjasama penyaluran dana SP2D Gaji Bulanan Melalui Bank Opetasional II, Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Senin (13/4).

Sebenarnya, kata Marwanto, pihaknya sudah dan terus melakukan transparansi anggaran keuangan negara. Harapannya,  cetus dia, kerjasama ini sistem transparansi menjadi lebih kuat. Selain itu, lanjut dia, kerjasama ini pun bertujuan supaya pemanfaatan anggaran menjadi lebih tepat jumlah, waktu,  dan sasaran.

Kendati begitu,  lanjutnya, pihaknya mengharapkan adanya tindak lanjut. Hal itu,  terangnya, untuk melakukan perbaikan dan dan pembenahan jika terdapat kekurangan serta kelemahan.  (ADR)

Related posts