Tampilkan Hiburan Erotis, Kasatpol PP: Akan Kami Tutup

Satpol PP Kota Bandung melakukan penertiban terhadap PKL di Pasar Kosambi, Rabu (23/11). (jabartoday/eddy koesman)

JABARTODAY.COM – BANDUNG Mengantispasi ketertiban pada malam pergantian tahun, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bandung siagakan 400 petugas di lapangan. Para petugas di lapangan tersebut nantinya akan berpatroli sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) mereka dalam menjaga ketentraman dan ketertiban di pusat keramaian Kota Bandung.

Di samping itu, guna mengantisipasi penumpukan massa di pusat kota saat perayaan Tahun Baru 2017, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menginginkan, tiap kewilayahan mengadakan acara. Sehingga, massa tak tertumpuk di tengah kota, seperti Alun-alun, Gasibu, dan kawasan Dago.

“Untuk pengawalan Tahun Baru, jumlah personil Satpol PP yang dilibatkan akan bertambah. Atau sekitar 400 orang. Pak Wali sendiri menginginkan dalam perayaan tahun baru nanti, di setiap kewilayah ada hiburan,” tutur Kepala Satpol PP Kota Bandung Eddy Marwoto, saat dihubungi, Rabu (28/12).

Adapun tugas pihaknya dalam perayaan pergantian tahun adalah menjaga ketentraman dan ketertiban Kota Bandung. Seperti, pengamanan pengamen, juga kaum gelandangan dan pengemis (gepeng). Bahkan, untuk membantu pengamanan kepolisian, Satpol PP juga akan turut mengawasi para pendatang di Kota Bandung. “Untuk patroli di Tahun Baru, kami juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian. Dan, kami akan membantu sesuai tupoksi kami dalam tramtib,” jelas Eddy.

Disinggung soal pengawasan di tempat-tempat hiburan, Eddy mengaku, itu juga menjadi perhatian pihaknya. Bahkan, Satpol PP meminta agar pengelola tempat hiburan tetap mengikuti peraturan yang berlaku. “Untuk tempat hiburan, kami pastikan mereka tak boleh menampilkan hiburan yang erotis. Kalau ada, akan kami hentikan. Bahkan, kalau mereka membandel bisa saja kami tutup,” tegas Eddy. (koe)

Related posts