
Namun berbeda dengan sejumlah warga yang setiap harinya berinteraksi dengan anggota TNI, dimana yang sehari-harinya bekerja, makan dan bercanda bersama-sama, sangat merasa kehilangan.
Salah seorang diantaranya ialah Asep Yadi (48), warga Kampung Kiara Koneng, Desa Telagasari, Kecamatan Serangpanjang, yang berkesempatan mendapatkan program bantuan perehaban rumah tidak layak huni. Dirinya mengaku berat ditinggalkan prajurit TNI, lantaran jasa mereka yang telah menjadikan rumahnya layak huni. Karenanya, dia memohon kepada para prajurit TNI untuk berfoto bareng di depan rumahnya.
“Ini sebagai kenang-kenangan buat keluarga saya. Jasa dari para bapak-bapak TNI akan selalu kami kenang dan tidak kami lupakan,” ucapnya. (*)