Friday , 15 November 2019
Home » Lifestyle » Tahura Djuanda Dago Jadi Lautan Risers Datsun

Tahura Djuanda Dago Jadi Lautan Risers Datsun

Ratusan risers Datsun keluartga besar DGCI Bandung Raya berpose bersama di Tahura Djuanda usai merayakan ulang tahun kedua komunitas ini. (DOK. DGCI BANDUNG RAYA)
Ratusan risers Datsun keluartga besar DGCI Bandung Raya berpose bersama di Tahura Djuanda usai merayakan ulang tahun kedua komunitas ini. (DOK. DGCI BANDUNG RAYA)

BANDUNG – JABARTODAY.COM

Komunitas pengguna dan pecinta Datsun Nusantara se-Bandung Raya, Datsun Go+ Community Indonesia (DGCI) Chapter Bandung Raya bersukacita. Hari ini, 25 Oktober 2016, chapter DGCI paling gemuk di nusantara ini tepat berulang tahun kedua. Dua hari sebelumnya, 23 Oktober 2016, perayakan 2nd Anniversary DGCI Bandung Raya berlangsung meriah di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Djuanda, Dago Pakar, Bandung. Hujan yang mengguyur kawasan konservasi tersebut sejak dini hari tidak menyurutkan semangat para risers, sebutan pengguna Datsun, untuk merayakan kebersamaan di kawasan utara Bandung tersebut.

Tercatat tidak kurang dari 300 orang menghadiri acara yang dipusatkan di Plaza Ir Djuanda tersebut. Selain risers Kota Kembang, hajat tahunan tersebut juga dihadiri tidak kurang dari 50 risers yang datang dari Chapter Purwakarta, Indramayu, Garut, Tasikmalaya, dan daerah lain di Jawa Barat. Panitia mencatat tidak kurang dari 100 unit mobil Datsun Go/Go+ memasuki gerbang utama dan gerbang samping Tahura Djuanda. Wajar bila kemudian setiap sudut parkir dan dan jalan utama Tahura dijejali Datsun. Tahura pun menjadi lautan Datsun.

Bagi DGCI Bandung Raya, merayakan ulang tahun pada dasarnya merupakan sebuah cara merayakan pertemanan dan persaudaraan. Perayaan ulang tahun DGCI merupakan ekspresi rasa syukur keluarga besar risers Datsun se-Bandung Raya. Meski begitu, perayaan bukanlah pesta-pora. Perayaan adalah momentum memacu kreativitas sekaligus berbagi kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.

“Perayaan ulang tahun kedua DGCI Bandung Raya didesain sebagai ruang berkumpul keluarga besar risers Datsun, termasuk di dalamnya anak-anak. Rangkaian kegiatan ulang tahun sedapat mungkin mampu memacu kreativitas dan memupuk kebersamaan serta membangun kepedulian. Rangkain ini menjadi ruang berbagi kegembiraan, kreativitas, dan kepedulian. Ini sesuai dengan tema ulang tahun kali ini: fun, creative, care,” terang Najip Hendra SP, Ketua Panitia Peringatan Ulang Tahun Kedua DGCI Bandung Raya.

Baca Juga:  Adhie Fardianto Ketua DGCI Chapter Bandung Raya

Sejalan dengan tema tersebut, ungkap Najip, rangkaian kegiatan ulang tahun senantiasa melibatkan segenap keluarga besar risers DGCI Bandung Raya. Beberapa kegiatan tersebut antara lain touring dalam kota (city touring), family gathering, aneka lomba anak-anak, dan hingga penanaman pohon. Terselip di antara rangkaian acara adalah peluncuran lagu resmi (official song) DGCI Bandung Raya yang diciptakan salah satu member DGCI Bandung Raya, Ardhi Sulistianto atau lebih beken dengan sebutan Ardhi Venenosa.

Lebih dari sekadar simbolik, penanaman bibit pohon dilakukan langsung para risers di kawasan Blok Cibitung, salah sayu sayap Tahura di sebelah barat. Tampak hadir antara lain President of DGCI Mulya, VPC Bandung Raya Adhie Fardianto, para VPC dari chapter yang hari itu hadir di Tahura, para penasehat DGCI Bandung Raya, dan sejumlah perwakilan sponsor.

“Pohon yang ditanam di Tahura merupakan spesies asli Jawa Barat. Sebut saja misalnya Sampolai, Kalpanax, Ki Sireum, Loa, Lengkengm Kayu Manis, dan lain-lain. Kami berharap penanaman pohon ini menjadi bukti nyata kepedulian kami para risers Datsun terhadap kelestarian lingkungan hidup,” ungkap Najip.

“Pada puncak perayaan tersebut kami juga ingin berbagi kebahagiaan dengan komunitas lain maupun para mitra yang selama ini aktif menjalin bekerjasama dengan kami. Antusiasme peserta termasuk luar biasa. Bila sebelumnya kami memperkirakan hanya akan diikuti tidak kurang dari 200 orang, pada kenyataannya diikuti tidak kurang dari 300 orang. Sambutan  chapter lain juga sangat antusias. Bahkan, Chapter Purwakarta secara khusus konvoi sebanyak 22 kendaraan untuk menghadiri acara ulang tahun DGCI Bandung Raya ini,” Najip menambahkan.

Usai merayakan kebersamaan di Tahura, puluhan risers menutup rangkaian peringatan HUT DGCI Bandung Raya dengan konvoi menuju kompleks Gedung Sate di pusat Kota Kembang. Lebih dari sekadar memarkir kendaraan di lapangan upacara Gedung Sate, para risers juga mendapat kesempatan untuk menaikki puncak utama Gedung Sate. Dari ketinggian bangunan art deco warisan Belanda tersebut para risers bisa menikmati suasana kota yang mulai temaram menunggu malam. Lampu-lampu yang secara perlawan menyala memberikan sensasi tersendiri dalam menikmati suasana kota.

Baca Juga:  Adhie Fardianto Ketua DGCI Chapter Bandung Raya

Sementara itu, Ketua Chapter DGCI Bandung Raya Adhie Fardianto menjelaskan, DGCI lahir tidak lama setelah Datsun mengaspal di jalanan nusantara, tepatnya pada 13 September 2014. DGCI hadir sebagai perkumpulan yang didesain untuk menghimpun dan mengkoordinir para pemilik, pengguna, dan pencinta Datsun dalam meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan dan kreativitas para anggota mengenai teknik ataupun pengetahuan umum mengenai dunia otomotif.

Selain itu, DGCI merupakan ruang berbagi informasi dan pengetahuan dalam merawat, memodifikasi, memperbaiki, dan mengendarai mobil Datsun sekaligus meningkatkan apresiasi terhadap karakteristik Datsun. Karena itu, DGCI senantiasa ikut serta dalam menciptakan iklim disiplin dan tertib berlalulintas. Dengan demikian, kerugian dan kecelakaan antara pemakai jalan dan lingkungan dapat dihindari sejauh mungkin.

Reborn Datsun tidak semata-mata fantastis dari sisi penjualan. Kehadirannya juga sukses menggalang para risers, sebutan pengguna Datsun, untuk berhimpun dalam sebuah komunitas. Dalam dua tahun, jumlah anggota perkumpulan DGCI mencapai tidak kurang dari 3.000 orang. Anggota ini tersebar di berbagai kota di tanah air. Khusus DGCI Chapter Bandung Raya, saat ini sudah terdaftar tidak kurang dari 200 member,” papar Adhie.

Adhie yang sebelumnya sukses membidani kelahiran dua chapter lain di Jawa Barat menjelaskan, DGCI yang mengusung tata nilai kekeluargaan, persaudaraan, dan kebersamaan (KPK) ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengguna Datsun maupun mereka yang sedang mencari referensi mobil impiannya. Dengan berkomunitas maka sebenarnya para risers Datsun sedang membangun keluarga dan saudara baru melalui sebuah kebersamaan yang khas dan alami. DGCI juga secara aktif memerankan diri sebagai jembatan penghubung antara para risers dengan prinsipal atau agen tunggal pemegang merek (ATPM) Datsun.(NJP)