Friday , 6 December 2019
Home » Ekonomi » Tahun Ini, Alokasi KCR Naik Rp 100 Miliar

Tahun Ini, Alokasi KCR Naik Rp 100 Miliar

 

Kepala Dinas KUMKM Jabar, Anton Gustoni.
Kepala Dinas KUMKM Jabar, Anton Gustoni.

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Di hampir setiap negara, kehadiran para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi unsur penting dalam mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi. Hal itu pun berlaku di Indonesia, utamanya, Jawa Barat. Karenanya, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, Menengah Jabar, melakukan berbagai upaya untuk terus meningkatkan eksistensi dan daya saing para pelaku sektor tersebut.

Akan tetapi, sejauh ini, masih terdapat cukup banyak kendala yang dialami para pelaku UMKM. Satu di antaranya, dalam hal akses pembiayaan melalui lembaga perbankan. “Untuk itulah, kami menggulirkan berbagai program pembiayaan yang harapannya dapat mempermudah para pelaku UMKM mengaksesnya pada perbankan,” ujar Kepala Dinas KUMKM Jabar, Anton Gustoni, di Balai Pelatihan Koperasi Jabar, Senin (19/5/2014).

Anton mengemukakan, salah satu upayanya yaitu mengalokasikan dana APBD pada program Kredit Cinta Rakyat (KCR) yang penyalurannya melalui PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten atau bank bjb. “Belum lama ini, saya  bertemu dengan pihak bank bjb. Kami mengharapkan bank bjb dapat mempermudah akses perbankan bagi pelaku UMKM pada program KCR, tetapi tetap mematuhi rambu-rambu dan regulasi yang berlaku,” papar Anton.

Disebutkan, hingga April 2013, nilai penyaluran pembiayaan bagi para pelaku UMKM melalui program KCR tergolong besar. Angkanya, sebut dia, mencapai Rp 235 miliar. Hingga April 2014, sambungnya, total penyaluran KCR senilai Rp 291,7 miliar.

Hingga periode itu, kata Anton, dana kredit KCR terserap oleh ribuan debitur pelaku UMKM. Jumlah debiturnya, ujarnya, mencapai 9.236 debitur. Hasilnya, sahut dia, positif. Buktinya, ke-9.236 debitur UMKM itu mampu menyerap tenaga kerja hingga 20.625 orang.

Melihat kondisi itu, cetus dia, tahun ini, pihaknya tetap bertekad untuk terus meningkatkan keberadaan para pelaku UMKM. Di antaranya, menambah alokasi dana KCR. “Tahun ini, rencananya, dana KCR bertambah sekitar Rp 100 miliar,” tutup Anton. (ADR)