Sidang Dugaan Korupsi KONI Jabar Segera Bergulir

KONIJABARTODAY.COM – BANDUNG — Dalam waktu dekat, dugaan korupsi dana hibah Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Jabar segera terungkap kebenarannya. Pasalnya, berkas perkara dugaan korupsi yang melibatkan induk organisasi seluruh cabang olah raga tersebut segera masuk persidangan.

“Pelimpahan berkas dugaan korupsi KONI Jabar tahap II sudah kami teruma. Penyerahannya oleh tim penyidik Kepolisian Daerah (Polda) Jabar. Bentuk pelimpahan berkas tersebut yaitu barang bukti dan tersangka. Rencananya, pekan depan, kami melimpahkan berkas tersebut kepada Pengadilan Tipikor (Tindak Pidana Korupsi),” tadnas Kepala Seksi Penerahan Hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar, Suparman, Kamis (12/2).

Dikatakan, berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Jabar itu menyeret Ketua KONI Jabar periode 2006-2010, HM Ruslan. Menurutnya, kuat dugaan, mantan orang nomor satu KONI Jabar tersebut menggunakan dana hibah tidak sesuai mekanisme, seperti yang tercantum dalam Surat Keputusan Ketua KONI Nomor 29/2006, tentang Prosedur Tata Kerja KONI Provinsi Jabar Masa Bakti 2006-2010. Akibatnya, lanjut Suparman, negara mengalami potensi kerugian yang tidak sedikit, yaitu senilai Rp 8,6 miliar.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jabar, Kombes Pudjo Hartono, menambahkan, Berdasarkan data dan informasi, tersangka tidak pernah menyusun pelaporan pertanggunjawaban penggunaan dana hibah itu. Tersangka, lanjutnya, hanya menyusun rekapitulasi pemankaian dana hibah tahun anggaran 2008-2009 tanpa dilengkapi bukti lengkap dan sah.

Berbicara tentang jerat hukum, Pudjo melanjutkan, tersangka terjerat Pasal 3 UU No 31/1999 unto Pasal 55 ayat (1) KUHP. Isi Pasal 3 UU 31.1999, jelas dia, mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (ADR)

 

Related posts