Monday , 18 November 2019
Home » Info Jabar » Rawan Penyelewengan, Penggunaan Dana Desa Akan Diawasi

Rawan Penyelewengan, Penggunaan Dana Desa Akan Diawasi

Dana Desa Jabar
Ilustrasi Desa di Jabar.*

JABARTODAY.COM, BANDUNG — Pemprov Jabar akan menaikkan besaran bantuan keuangan desa dari sebelumnya Rp 127 juta menjadi Rp 200 juta di tahun 2020.

Karena rawan penyelewengan atau penyalahgunaan, DPRD Provinsi Jawa Barat mengawasi kucuran dana desa tersebut.

Menurut Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Sadar Muslihat, pihaknya akan terus memantau dan mengawasi realisasi kucuran dana desa. Hal itu agar pengelolaan dana desa sejalan dengan peruntukannya.

“Sejauhmana pengelolaan dana desa tersebut agar seiring dengan program yang sudah direncanakan,” ujar Sadar di DMPD KBB, Senin (28/10/2019).

Dikemukakan, pengawasan dana desa tersebut bukan mengarah pada penerimaan anggaran untuk desanya, tetapi pada program kegiatan yang harus dilaksanakan.

“Dengan banyaknya anggaran yang turun, seharusnya sudah dapat memakmurkan desa,” kata Sadar.*

 

Baca Juga:  HP Gratis untuk Para Ketua RW Picu Interpelasi DPRD Jabar ke Gubernur