
JABARTODAY.COM – BANDUNG — Adanya anggapan bahwa Ramadan adalah bulan penuh berkah, sepertinya memang benar. Itu dirasakan para pelaku ritel di tamah air.
“Memang benar. Hampir setiap tahun, bagi peritel, baik menjelang maupun menjelang Ramadan, terutama menyongsong Idul Fitri, itu merupakan momen yang baik dan masa panen. Artinya, grafik kinerja penjualan mengalami trend positif alias bertumbuh,” tandas Sekretaris Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Jabar, Henri Hendarta, di kawasan Jalan Seram Bandung, Jumat (2/6).
Menurutnya, bagi pelaku ritel, momen Ramadan menjadi acuan kinerja bisnis. Pasalnya, jelas Henri, kinerja penjualan selama momen Ramadan, termasuk menjelang Idul Fitri, berkontribusi besar bagi konerja bisnia peritel selama satu tahun. “Kontribusi penjualan selama Ramadan dan Idul Fitri sebesar 35-40 persen selama kurun waktu 1 tahun,” jelasnya.
Pada momen Ramadan kali ini, ungkap Henri, utamanya, saat munggahan, kondisinya lebih baik daripada periode dan momen sama tahun sebelumnya. Henri menyatakan, Ramadan kali ini terjadi pertumbuhan sekitar 15-20 persen, jika perbandingannya dengan momen sama 2016.
Soal produk, Henri menjelaskan, biasanya, pada momen Ramadan dan Idul Fitri, ada beberapa komoditi yang paling banyak dicari konsumen. Utamanya, sebut dia, yang bersifat seasonning atau produk musiman, seperti sirup, buah kurma, kue, biskuit, dan sejenisnya. Lalu, sambung dia, produk fashion dan cosumer goods. (win)