
Menurutnya, kekalahan yang didapat timnya diakibatkan banyak faktor, seperti absennya kapten tim Ponaryo Astaman dan kepemimpinan wasit yang dinilainya banyak merugikan. Salah satunya, sebelum tuan rumah mencuri gol di penghujung babak pertama.
“Tapi kami kalah bukan karena wasit. Berbeda waktu lawan Arema, wasit melakukan kesalahan besar dengan memberi Arema penalti, padahal kesalahannya di luar kotak penalti,” tukas Dragan, usai laga.
Namun begitu, dirinya menilai laga melawan Persib merupakan salah satu pertandingan yang berat bagi timnya. Sebab, kedua tim menampilkan determinasi tinggi dan agresif. Sehingga, membuat jalannya laga menjadi menarik. ’’Mungkin dalam opini saya ini pertandingan dua tim terbaik di Indonesia,” klaim pelatih asal Serbia tersebut. (vil)