Positif, Prospek Bisnis Properti

propertiJABARTODAY.COM – BANDUNG
Ketua Dewan Kehormatan Real Estate Indonesia Enggartiasto Lukita mengatakan, pasca 20 Oktober 2014, negara ini memasuki era pemerintahan baru. Enggar menilai, pada era pemerintahan baru, bisnis properti masih punya prospek positif.
 
Adalah kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang menjadi pasar terbesar. Namun, ucap dia, jangan memaksakan kalangan MBR untuk membeli rumah di perkotaan. “Itu karena, kilah dia, harganya yang melangit,”  tutur Enggar pada Musyawarah Daerah DPD REI Jawa Barat bertema Peluang dan Tantangan Bisnis Properti di Jabar pada Era Pemerintahan Baru di Hotel Harris Bandung, Kamis (16/10/2014).
 
Soal rumah mewah, Enggar berpendapat, sebaiknya, pemerintah tidak perlu campur tangan terlalu jauh. Pemerintah, sahut dia, hanya perlu menerbitkan regulasinya.
 
Sedangkan soal back log, yang berdasarkan data, angkanya melebihi 10 juta unit, Enggar menegaskan, sejauh ini, tidak ada angka yang pasti. Pasalnya, terang dia, selama ini, tidak ada data yang berdasarkan pada parameter dan penghitungan yang sama. “Jadi, soal back log, harus ada angka yang sama, minimal mendekati. Ini untuk membantu program pembangunan perumahan. Parameternya harus sama,” tutup Enggar. (ADR)

Related posts