Home » Politik » Kursi Pimpinan DPRD Definitif Masih Kosong, Kinerja Legislator Tak Terganggu

Kursi Pimpinan DPRD Definitif Masih Kosong, Kinerja Legislator Tak Terganggu

JABARTODAY.COM – BANDUNG Sekretaris DPRD Kota Bandung M Salman Fauzi mengaku masih menunggu surat keputusan penunjukkan unsur pimpinan DPRD dari DPP. Menurut Salman, persoalan ini bukan hanya di Kota Bandung saja, melainkan se-Indonesia.

Meski tidak ada desakan dari fraksi lain untuk secepatnya menuntaskan SK DPP, siapa yang akan mengisi kursi pimpinan DPRD Kota Bandung, Salman menuturkan, memfasilitasi pimpinan sementara dalam hal memenuhi mekanisme prosedur administrasi  DPRD Kota Bandung, pihaknya melayangkan surat agar rekomendasi DPP secepatnya turun.

“Informasi mengenai SK DPP sudah turun secepatnya kami sampaikan,” kata Salman saat diwawancarai awak media, di Gedung DPRD Kota Bandung, Rabu (4/9).

Seperti diketahui, empat partai politik pemenang Pemilu 2019 yang mendapat jatah kursi pimpinan DPRD Kota Bandung, yakni PKS di posisi Ketua DPRD, serta Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar, di posisi Wakil Ketua DPRD. Tiga partai politik, selain Golkar, sudah mengantongi SK penunjukan siapa saja yang akan menduduki jabatan pimpinan dewan tersebut.

“Sudah ada nama-nama yang diajukan ke DPP Partai Golkar untuk menjadi Wakil Ketua DPRD Kota Bandung. Nanti siapapun yang menjadi pimpinan DPRD sesuai rekomendasi DPP, semua pihak akan menghormatinya,” ungkap Salman.

Mencermati situasi yang berkembang terkait kemungkinan masih ada jeda penetapan unsur pimpinan DPRD Kota Bandung definitif. Pihaknya menghormati aturan untuk pimpinan definitif DPRD itu harus ada rekomendasi dari DPP.

“Tapi, secara kelembagaan kegiatan dewan tidak stagnan karena ada pimpinan sementara yang menjalankannya. Hanya saja lebih cepat lagi akan lebih baik, jika unsur pimpinan definitif ini secepatnya terbentuk,” cetusnya.

Sebenarnya, kata dia, belum ada payung hukum yang pasti untuk target jadwal pembentukan unsur pimpinan dewan itu. 

“Kalau urusan politik ini memang tidak ada target. Karena sangat tergantung pada setiap masing-masing partai. Tapi alangkah baiknya jika segera dibentuk,” pungkas Salman. (edi)

Komentar

komentar