Home » Headline » Salam dan Doa untuk Indonesia di Mahkamah Konstitusi

Salam dan Doa untuk Indonesia di Mahkamah Konstitusi

JABARTODAY.COM-JAKARTA. Fraksi Partai Golkar Majelis Permusyawaratan Rakyat (FPG MPR RI), Agun Gunandjar Sudarsa mengungkapkan pihaknya menyadari bahwa para pendiri negara dan pejuang bangsa, bertekad kuat pasca Indonesia merdeka, untuk mewujudkan cita cita proklamasi 1945, tegaknya Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Saat ini tantangannya bukan lebih ringan menghadapi derasnya ideologi transnasional dan pertarungan kekuatan ekonomi global. Dibutuhkan konsistensi dan soliditas nasional. Problematika perbedaan di antara segenap bangsa atas dasar SARA harusnya sudah selesai,”

Menurut Agun, pada era kebebasan dan keterbukaan yang ditopang kemajuan tehnologi informasi, bangsa ini harus fokus memajukan prinsip-prinsip HAM, demokrasi, supremasi hukum dan keberlangsungan sumberdaya alam dan lingkungan yang semuanya dikhidmatkan untuk keadilan, kesejahteraan, kemakmuran dan keberlangsungan generasi berikutnya,” tutur Agun.

Agun mengajak semua komponen bangsa, untuk menciptakan iklim yang semakin kondusif, melalui semangat persatuan dan kesatuan, keteladanan dan sikap kenegarawanan. Kekuatan, kemajuan dan pertumbuhan ekonomi nasional membutuhkan stabilitas sosial, politik, pertahanan dan keamanan.

“Masih banyak dan tidak ringan tantangan yang harus dihadapi pemerintah, negara dan bangsa dalam kondisi kekinian, baik di dalam maupun luar negeri. Hanya dengan optimisme dan semangat persatuan dalam keragaman, di bawah naungan Pancasila sebagai ideologi negara, kita dapat menghadapinya dan meraih sukses menjadi negara terdepan, maju, modern yang demokratis, adil dan makmur,” paparnya.

FPG MPR RI juga meyakini para hakim Mahkamah Konstitusi, sebagai negarawan akan bekerja dengan penuh arif dan bijak atas nama Tuhan Yang Maha Kuasa, memutus berdasarkan hukum yang berideologikan Pancasila, sebagai pandangan hidup, jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia. Berdasarkan konstitusi/UUD 1945, Undang-Undang MK dan Hukum Acara yang berlaku.

“Mari kita dukung dan doakan, semoga Allah SWT, Tuhan yang maha kuasa, memberikan kesehatan, kemudahan, dan kelancaran dalam memutus perkara perselisihan hasil Pilpres 2019.
Memberkahi dan melindungi kita semua, segenap anak bangsa dalam meraih kesempurnaan hidup, sebagai bakti kepada ibu pertiwi dan Ibadah kepada Illahi. Kabulkanlah doa kami, ya Rabb”, tutur Agun. (ruz)

Komentar

komentar