PN Bandung dan Kejati Jabar Dilempar Telur Busuk

  • Whatsapp

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Molornya sidang tuntutan Dana Bantuan Sosial Kota Bandung hingga lima kali, membuat Gerakan Ganyang Mafia Hukum Indonesia menggeruduk Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, Senin (5/11). Mereka menyoroti perkara yang dikenal dengan ‘bansos gate’ tersebut, sarat konspirasi bernuansa suap, yang melibatkan aparat penegak hukum, juga auditor BPKP.

Mereka juga menilai ada yang istimewa dalam perkara ini, karena yang menjadi tersangka dan dikorbankan adalah tingkat bawahan, orang-orang yang menjalankan perintah bos besar di Pemerintah Kota Bandung dan bukan pengambil atau pemutus kebijakan tidak tersentuh hukum, contohnya saat Walikota Bandung dipanggil sebagai saksi, tidak memenuhi panggilan sidang.

Aksi menggugat sidang Dana Bantuan Sosial Kota Bandung di depan Pengadilan Negeri Bandung, Senin (5/11)

Mereka menilai rakyat tidak percaya proses hukum Bansos Gate mulai dari tingkat penyidikan hingga persidangan karena bernuansa suap yang melibatkan penegak hukum dan auditor BPKP. Karena itu, mereka mendesak KPK turun menginvestigasi kembali perkara tersebut.

“Ada apa dengan penundaan sidang tuntutan Bansos? Ada apa dengan jaksa dan hakim?” ujar Koordinator Aksi, Torkis Parlaungan Siregar, di atas mobil.

Tak hanya berorasi, mereka melempar telur busuk ke arah Kejati Jabar dan Pengadilan Negeri Bandung, yang menimbulkan bau tidak sedap. Kendaraan yang melintas di sekitar PN Bandung, menjadi tersendat. Karena, mereka melakukan demo di setengah badan jalan. Aksi sendiri berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. (AVILA DWIPUTRA)

Related posts