Pindad-Turki Sepakat Garap Medium Tank

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Menjalin kesepakatan dapat menjadi sebuah opsi untuk meningkatkan kinerja dan performa bisnis. Langkah itu pun ditempuh PT Pindad (Persero).

Kesepakatan terkini yaitu lembaga BUMN yabg berupa industri strategis itu bekerjasama dengan Turki. “Yaitu dalam medium dan light tank,” tandas Ditektur Utama PT Pindad, Silmy Karim, di OT Pindad (Persero), Jalan Gatotsubroto Bandung, belum lama ini.

Dikatakan, bersama Turki, pihaknya bersepakat melakukan research and design kaitannya dengan meretofit, perawatan, dan up grade middle tank, light tank, termasuk Main Battle Tank (MBT) seperti Leopard. “Pototype nya di Turki. Pengerjaannya di sini (Pindad,” ujarnya.

Silmy mengungkapkan, nilai kerjasama antara pihaknya dan Turki tergolong raksasa. Angkanya, sebut dia, sekitar 40 juta dolar Amerika Serikat (AS). “Masing-masing pihak sebesar 20 juta dolar AS,” kata dia.

Soal pemesanan dalam negeri, Silmy mengatakan, pemerintah memesan panser produk terkini tang sudah tersertifikasi, Badak. Jumlah pemesanannya, ucap dia, sebanyak 50 unit. Meski masih melakukan penghitungan, Silmy menyatakan, estimasi harga jual Badak yang dilengkapi turret 90 milimeter ini sekitar Rp 25-30 miliar per unit.

Pemesanan itu, katanya, adalah sebagai upaya pemerintah menciptakan kemandirian industri strategis. Menurutnya, pemesanan itu dapat menghemat anggaran negara. Pasalnya, sejauh ini, untuk produk sejenis Badak, pemerintah mendatangkannya dari Korea. (ADR)

Related posts