Perlu Rp 2,5 Triliun Untuk Beli Tank Leopard

enemyforces

JABARTODAY.COM – JAKARTA

Proses pembelian tank leopard oleh Kementrian Pertahanan dan Keamanan RI saat ini baru memasuki tahap awal. Hal itu dikatakan Menteri Pertahanan dan keamanan RI, Purnomo Yusgiantoro, usai pembukaan “Indo Defence 2012″, Kemayoran, Jakarta, Rabu (7/12).

“Proses pembelian Leopard saat ini sedang berlangsung dan prosesnya cukup panjang,” kata Purnomo.

Dengan pembelian Leopard ini, maka armada tank milik TNI AD akan lengkap, ada main battle tank, heavy battle tank dan medium battle tank.”Dengan ini kita akan lengkap, punya light tank yakni scorpion dan AMX-13 dan main battle tank yakni Leopard,” tandasnya.

Purnomo menambahkan untuk pembelian sebanyak 140 tank Leopard produksi Jerman tersebut, Kementerian pertahanan dan Keamanan RI membutuhkan anggaran senilai 80 juta dollar AS atau sekitar Rp 2,5 triliun.

Wakil Menteri Pertahanan dan Keamanan RI, Sjafrie Syamsudin menambahkan, Main Battle Tank (MBT) Leopard produksi Jerman yang bakal dibeli Kemenhankam untuk memperkuat armada TNI AD, memiliki sejumlah keistimewaan. “Leopard merupakan kendaraan tempur strategis,”

Menurut Sjafrien, Tank Leopard memiliki kemampuan melintasi parit yang memiliki lebar lebih dari lebar Leopard sendiri. “Leopard bisa menempuh suatu loncatan dari parit2 yg punya kelebaran yg lebih dari lebar leopard,” tandasnya. Leopar¬† mempunyai¬† kemampuan teknis, taktis dan strategis. “Itu kelebihan main battle tank Leopard,” tambah dia.

Di bagian lain Sjafrie juga mengatakan, bahwa saat ini PT. Pindad (Persero) sedang belajar membuat Main Battle Tank. “Pindad sudah bisa memproduksi light tank. Saat ini sedang belajar membuat Main Battle Tank.” (NAQ)

Related posts