Perkuat Keandalan Pasokan, PLN Berinvestasi Raksasa

jabartoday.com/erwin adriansyah
jabartoday.com/erwin adriansyah

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Kehadiran dan ketersediaan pasokan listrik yang andal berperan dan berefek besar pada perkembangan ekonomi nasional. Karenanya, melalui PT PLN, pemerintah mencanangkan program 10 ribu Mega Watt (MW).

“Kami mendapat tugas pemerintah yang berat untuk menjaga keandalan listrik. Ubtuk Jabar, pemerintah mencanangkan pembangunan 8 ribu MW mengingat posisi provinsi ini yang strategis,” tandas Direktur Bisnis regional Jawa Bagian Tengah, Nasri Sebayang, usai pembukaan Sarasehan Hati Listrik Nasional “Peranan PLN dalam Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika Bandung, Selasa (25/10).

Dikatakan, program pembangunan itu berlangsung di beberapa titik. Antara lain, sebutnya, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) upper Cisokan sebesar 1.040 MW,  Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) ekspansi Cirebon 1.000 MW, PLTU Jawa III Cirebon 2 x 600 MW,  PLTU Indramayu tahap I dan II masing-masing 1.000 MW, dan PLTA Jatigede 120 MW. Target pengoperasiannya, jelas dia, pada 2019-2020.

Tentunya, ungkap Nasri, untuk merealisasikannya butuh investasi besar. Nasri mengakui bahwa pihaknya menginvestasikan dana raksasa. Angkanya, sebutnya, sekitar 12 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

DI tempat sama, Iwan Purwana, General Manager (GM) PT PLN Distribusi Jawa Barat ( DJB), mengemukakan, tahun ini, di wilayah kerjanya, yang 90 persen adalah pelanggan rumah tangga, pihaknya menargetkan 860 ribu sambungan baru. Namun, kata dia, sejauh ini, realisasinya sekitar 460 ribu sambungan baru. Harapannya, akhir 2016, mencapai 600 ribu sambungan baru.

Soal elektrifikasi, Iwan mengatakan, di Jabar, pencapaiannya sudah mencapai 94 persen. Titik-titik yang masih belum terelektrifikasi terdapat di wilayah selatan tatar Pasundan, seperti Cianjur, Tasikmalaya, Garut, Ciamis, dan Pangandaran. Kendalanya, tutur Iwan, kontur alam yang sulit mengingat wilayah selatan mayoritas berupa pergunungan.  (win)

Related posts