Perizinan Online, Jabar Jadi Provinsi Perdana

foto: erwin adriansyah
foto: erwin adriansyah

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Publik Jabar patut berbangga karena provinsi yang menjadi penyangga ibu kota tersebut memiliki beragam keunggulan. Satu keunggulan terkini yang dimiliki Jabar yaitu menjadi provinsi perdana di tanah air yang mengoperasikan perizinan usaha melalui sistem online.

“Pada Rabu (19/8), secara resmi, kami mengoperasikan perizinan online,” tandas Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) Jabar, Dadang Ma’soem, di kantor BPMPT Jabar, Jalan Sumatera Bandung.

Menurutnya, sebenarnya, ada daerah setingkat kota-kabupaten yang terlebih dahulu mengoperasikan perizinan melalui sistem onlie. Adalah Kota Bandung dan Bogor yang melakukannya. Akan tetapi, lanjut Dadang, pada level provinsi, Jabar lah yang menjadi pionir.

Dijelaskan, pengoperasian perizinan sistem online tidak lain untuk mempermudah pengajuan segala jenis izin usaha. Para pemohon izin, tidak perlu lagi membuang waktu dan tenaganya untuk datang ke gerai-gerai perizinan. Mereka, tuturnya, cukup buka akses internet dan ajukan izin.

Dadang menyatakan, pengajuan izin usaha tetap nir-biaya alias gratis. Memang, katanya, masih ada masyarakat yang mengajukan izin teapi melalui pihak lain atau tidak secara langsung.. Biasanya, tukasnya, pihak tersebut lah yang mematok tarif. “Padahal, tidak ada biaya apa pun saat pengajuan izin usaha,” tegasnya.

Pengoperasian ini pun, tambahnya, berkaitan dengan investasi. Pasalnya, sistem online pun, sahut Dadang, dapat menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan investasi di Jabar pada tahun-tahun mendatang.

Berbicara tentang realisasi investasi Jabar 2015, Dadang mengungkapkan, hingga Juni 2015, total investasi, baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), bernilai Rp 71,40 triliun. Angka itu terdiri atas PMA senilai Rp 45,55 triliun dan PMDN sejumlah Rp25,82 triliun.. “Proyeksi kami tahun ini sebesar Rp 95,81 triliun,” tutup Dadang. (ADR)

Related posts