Home » Headline » 200 Pelajar Ikuti Gerakan Jabar Hijau

200 Pelajar Ikuti Gerakan Jabar Hijau

antarafoto.com

JABARTODAY.COM – SOREANG

Sebanyak 200  siswa-siswi sekolah mulai tingkat SD, SMP dan SMU berasal dari 15 Sekolah melakukan penanaman pohon dalam rangka Pencanangan Gerakan Jabar Hijau Berbasis Sekolah (Green School) dan Gerakan Gubernur Jawa Barat (Green Province) Tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2011. Pencanangan dibuka secara resmi oleh Bupati Bandung, H.Dadang Mohamad Naser, SH, S.Ip  bertempat di  SMAN I Kertasari, Desa Sukapura, Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung, Selasa (27/12).

Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan (Distanbunhut) Kabupaten Bandung, Ir. H.Tisna Umaran, MP menyebutkan dari 60 sekolah yang mengajukan  peserta green school, telah terpilih 15 sekolah mewakili 10 Kecamatan yang tersebar di wilayah Kabupaten Bandung diantaranya Kec. Kertasari, Pacet, Cikancung, Majalaya, Ibun, Cicalengka, Ciparay, Arjasari, Pangalengan dan Kec. Baleendah. Menurut Tisna  kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan green school yang telah dilaksanakan di Kabupaten Bandung.

Menurut Tisna, sebelumnya para siswa siswi dan guru pendamping telah dibekali pelatihan mengenai persemaian hingga penanaman bibit, dengan tujuan untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.

“Diharapkan pada masa mendatang, gerakan menanam dan memelihara pohon ini akan menjadi bagian  budaya masyarakat Kabupaten Bandung”,  kata Tisna.

Sementara Bupati Bandung, Dadang Naser dalam Sambutan Tertulis Gubernur Jawa Barat mengatakan bahwa Green School diwujudkan dalam bentuk kegiatan penanaman pohon, yang dilaksanakan secara  massal dan serentak di 26 Kabupaten/kota, 625 Kecamatan dan 5.899 desa/kelurahan se Jawa Barat.

Dadang mengungkapkan saat ini aktivitas manusia tidak terkendali dan menyumbang emisi gas rumah kaca (green house gases) di atmosfer sehingga menyebabkan suhu bumi meningkat. Dampak pemanasan global pun telah dirasakan bersama, yang ditandai perubahan cuaca yang ekstrim, tidak menentunya frekuensi dan intensitas curah hujan serta musnahnya beberapa keanekaragaman hayati dan polusi udara yang dapat membahayakan tatanan ekologi.

Terkait hal itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah berkomitmen, dalam upaya menurunkan efek rumah kaca, implementasinya antara lain melalui pencapaian kawasan lindung 45% dari luas wilayah Provinsi yang ditetapkan dalam rencana tata ruang dan wilayah provinsi Jawa Barat.  Pada tahun 2010 kawasan lindung Jawa Barat sudah mencapai 35,2% tentunya perlu kerja lebih keras lagi agar pada akhir tahun 2018, 45% kawasan lindung Jawa Barat dapat tercapai.

Dadang menyebutkan bahwa pihaknya memberikan apresiasi yang tinggi terhadap program pemerintah provinsi Jabar ini. Menurutnya kegiatan tersebut dapat menumbuhkembangkan minat dan rasa cinta anak-anak terhadap pohon dan lingkungan, “ Sehingga terbangun budaya cinta pohon pada generasi muda, khususnya anak didik atau murid sekolah..”, kata Dadang. Ia juga menaruh harapan, kegiatan ini dapat meningkatkan motivasi dan kepedulian masyarakat Kabupaten Bandung terhadap rehabilitasi lingkungan.

Pada kesempatan itu, Bupati Bandung, Dadang M Naser menyerahkan bantuan secara simbolis berupa bibit pohon buah-buahan jambu, nangka, dan sukun  kepada 15 sekolah di wilayah Kabupaten Bandung, masing-masing  mendapatkan 1000 pohon. (fzf)

Komentar

komentar

One comment

  1. Semoga para pelajar banyak yang mencintai lingkungan. Hayo kita selamatkan bumi kita agar tidak makin panas!……