Tuesday , 10 December 2019
Home » Headline » Pemilih Potensial Pilgub Jabar 36,6 Juta Orang

Pemilih Potensial Pilgub Jabar 36,6 Juta Orang

Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Jumlah pemilih pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar pada 2013 mendatang diperkirakan mencapai 36.636.312 orang. Angka tersebut merupakan Data Penduduk Potensial Pemilih (DP4) yang diserahkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada Komisi  Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat (KPU Jabar) di halaman Gedung Sate,  Jalan Diponegoro, Bandung, Rabu (26/9) petang.

Serah terima dokumen kependudukan yang dikemas ke dalam lima unit mobil box ini dilakukan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan kepada Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat. Penyerahan  disaksikan ratusan pejabat di lingkungan Pemprov dan KPU Jabar serta Panitia Pengawasan Pemilu (Panwaslu) Jabar dan Panwaslu kabupaten dan kota.

Seusai serah terima, dokumen DP4 langsung dibawa ke Sekretariat KPU Jabar di Jalan Garut, Bandung. Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat mengaku akan memproses DP4 petang itu juga. Tujuannya mempercepat proses penghitungan jumlah penduduk Jawa Barat untuk menetapkan daftar pemilih sementara(DPS ) dan daftar pemilih tetap (DPT).

Sesaat sebelum penyerahan, Heryawan menjelaskan, diserahterimakannya DP4 menandakan pihak pemprov telah menjalankan tugasnya sesuai ketentuan perundang-undangan berlaku, yakni lima bulan menjelang pelaksanaan pemungutan suara Pilgub pada Minggu, 24 Pebruari 2013, mendatang.

“DP4 sebagai hasil koordinasi dan kerjasama antara Pemprov Jabar dengan Dinas Kependudukan kabupaten dan kota, datanya diambil kartu keluarga (KK). Data ini sangat menentukan untuk pelaksanaan tugas KPU Jabar dalam pembuatan kartu pemilih. Meski DP4 telah diserahkan, tidak menutup kemungkinan bakal terjadi pemanggilan untuk mencoblos kepada orang yang telah meninggal dunia karena sebagian besar masyarakat tidak melaporkan bila anggota keluarga ada yang meninggal,” kata Heryawan.

Heryawan menegaskan, Pilgub 2013 merupakan pesta demokrasi terbesar di Indonesia setelah Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden. Karena itu, Heryawan mengajak semua pihak bersama-sama menyukseskan pesta demokrasi tersebut.

“Untuk demokrasi di provinsi ini, pemprov menyerahkan DP4 kepada KPU Jabar dan telah pula menyediakan berbagai fasilitas yang diperlukan untuk terselenggaranya Pilgub 2013 yang Luber (lancar, umum, bebas dan rahasia-red.) dan Jurdil (jujur dan adil-red.), bersih dan sukses,” kata Heryawan.

Di tempat yang sama, Yayat mengungkapkan, serahterima DP4 dari pemprov kepada komisi yang dipimpinnya itu adalah momentum sangat penting dan termasuk dalam tahapan penyelenggaraan Pilgub yang paling krusial. “Jika tak ada DP4, maka tidak akan ada DPS dan DPT serta Pilgub akan urung dilaksanakan. Karenanya, tidaklah berlebihan jika kami menganggap pemprov telah menunjukkan kesungguhannya dalam membantu tugas KPU, serta sebagai dukungan yang luar biasa,” kata Yayat.

Yayat meminta para ketua KPU dan Panwaslu kabupaten dan kota tidak mencurigai DP4 yang diserahkan dari pemprov karena data terseut merupakah hasil pemutakhiran data kependudukan.  “Insya Allah, mulai hari ini DP4 akan kami olah. Sebab, selain berpotensi untuk menentukan DPS dan DPT, juga sebagai acuan penyusunan anggaran secara akurat,” ungkap Yayat.

Asda I Pemprov Jabar Herry Hudaya menjelaskan, DP4 muncul setelah pemerintah daerah melakukan pendataan terkini dari 26 kabupaten kota di Jabar. Data awal penduduk Jabar sebelum pembersihan data ganda 52.134.303 orang. Setelah pembersihan menjadi 50.591.329 orang, dan diperoleh perkiraan DP4 sebanyak 37.222.550 orang.

“Setelah update data terakhir atau diverifikasi, jumlah penduduk Jabar menjadi 49.153.773 orang. Hasilnya diperoleh DP4 sebanyak 36.636.312 orang,” jelas Herry.(NJP)