Pemerintah Sedang Pertimbangan Moratorium Kontrak Ekspor Migas

JABARTODAY.COM – JAKARTA

Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita Legowo di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa pemerintah ingin mengubah paradigma pemanfaatan gas dari sebelumnya yang hanya sebagai penerimaan negara menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi–sebagai bahan bakar dan memenuhi kebutuhan industri di dalam negeri.

Pemerintah mempertimbangkan untuk melakukan moratorium atau penghentian sementara kontrak ekspor gas bumi yang baru dan selanjutnya dimanfaatkan sebesar-besarnya di dalam negeri.

“Kami akan semaksimal mungkin melakukan (moratorium ekspor gas–red) itu,” katanya. Menurut dia, pemanfaatan gas sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi akan memberikan dampak berantai (multiplier effect) yang jauh lebih besar dibandingkan hanya sebagai penerimaan devisa negara. FPG) menyerukan kepada pemerintah untuk segera melakukan moratorium atau penghentian sementara ekspor gas. [far]

Related posts