PDIP Belum Menyerah

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Meski pada penghitungan cepat (Quick Count) Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki berada di bawah Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menolak untuk menyerah dalam pertarungan menuju Gedung Sate. Pasangan yang mereka usung di Pemilihan Gubernur Jawa Barat itu, disebut masih memiliki kesempatan untuk memenangi kursi Jabar 1.

Menurut Ketua Tim Pemenangan Paten (Rieke-Teten), TB Hasanuddin, Quick Count tidak bisa dijadikan penghitungan kemenangan. “Kita menghormati proses yang berjalan. Kita menghormati proses demokrasi. Kita akan tetap tunduk pada keputusan KPU Jabar, yakni Real Count,” ucap TB dalam jumpa pers di kantor DPD PDIP Jabar, Minggu (24/2).

Keyakinan itu didasarkan adanya margin of error dari Quick Count yang dilakukan banyak lembaga survei, juga stasiun televisi. Ditambah, pihaknya menemukan beberapa kejanggalan dalam Pilgub kali ini. Seperti adanya 120 ribu buruh pabrik di Karawang, Bekasi, Purwakarta, yang tidak bisa melakukan pencoblosan karena harus bekerja. Saat mau mencoblos pagi hari, tempat pemungutan suara (TPS) belum buka, sedangkan sorenya sudah ditutup.

“Kami sudah melaporkan itu ke KPU. Dan meminta kepada KPU untuk meneruskannya pada gubernur. Dan gubernur tidak mengizinkan,” papar TB.

Selain itu, berdasarkan pantauan pihaknya, banyak TPS yang jauh dari ruang publik dan membuat masyarakat enggan datang untuk memberikan suaranya. Ia juga menyebut adanya dugaan pengerahan para kepala desa untuk mendukung salah satu calon.

“Maka itu, saya yakin Real Count akan berbeda dengan Quick Count. Kepada para relawan saya minta untuk menghitung secara akurat formulir C-1 agar jangan sampai ada yang terlewat,” tandasnya.

Untuk dugaan pelanggaran tersebut, TB menyatakan, timnya akan segera melaporkan kepada Panitia Pengawas Pemilihan Umum Jabar untuk segera ditindaklanjuti.

Di tempat yang sama, Ketua Tim Advokasi DPP PDIP, Arteria Dahlan, menyebut hasil Quick Count yang digelar PDIP menunjukkan hasil imbang antara pasangan Aher-Mizwar dan Rieke-Teten.

“Tidak ada pasangan yang melebihi 30 persen. Rieke-Teten dan Aher-Deddy Mizwar seimbang. Jadi kami yakin Pilgub Jabar ini berlangsung dua putaran,” imbuhnya.¬† (AVILA DWIPUTRA)

Related posts