Pasca Reshuffle, Konsistensi Sikap PKS Diuji

  • Whatsapp

JABARTODAY.COM – JAKARTA

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah mengumumkan komposisi baru Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II hasil perombakan (reshuffle), Selasa (18/10) malam. Ada dua kursi menteri porsi partai politik yang dikurangi, masing-masing dari Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Iberamsjah mengatakan, keputusan SBY mengurangi kursi menteri dari PKS merupakan kata tantangan terbuka kepada PKS untuk menentukan sikapnya di koalisi. Alasannya, selama ini PKS kerap mengutarakan jika kontrak politik PKS dengan Presiden menyatu dengan jatah empat kursi menteri di kabinet sampai 2014.

“SBY menantang PKS, mereka konsisten tidak dengan ucapannya itu?” ujar Iberamsjah kepada Republika, Selasa (18/10).

PKS harus kehilangan Menteri Riset dan Teknologi Suharna Surapranata yang posisinya diisi Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta. Sementara, Partai Demokrat melepas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral yang selama ini diduduki Darwin Zahedy Saleh dan menggantikannya dengan Direktur Utama PLN Dahlan Iskan. (republika.co.id/fzf)

Berita Terkait