Friday , 5 June 2020
Home » Bandung Raya » Pandemi Corona, Pelaku Usaha: Masyarakat Lebih Butuh Ayam

Pandemi Corona, Pelaku Usaha: Masyarakat Lebih Butuh Ayam

H. Wawan Mohamad Usman, peternak ayam potong (jabartoday/eddy koesman)

JABARTODAY.COM – BANDUNG Peternak ayam potong masih resah meski harga jual ayam di tingkat pengecer mulai naik dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya harga rata-rata ayam di tingkat peternak antara Rp7.000-Rp 8.000/kilogram. Jauh dari harga pokok produksi (HPP) yaitu sebesar Rp18.000/kg.

Peternak ayam potong asal Ujungberung Bandung, H Wawan Mohamad Usman, mengatakan, saat ini harga ayam hidup telah menyentuh harga kisaran Rp17.000/kg di tingkat peternak. Hal itu setelah mengalami kerugian yang cukup signifikan.

Wawan yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bandung menilai, fluktuasi harga ayam potong di tingkat peternak juga tak lepas dari peran pemerintah yang cepat turun tangan.

“Kekhawatiran harga di tingkat peternak dan pedagang masih tetap membayangi, karena dalam sebulan terakhir harga ayam di bawah HPP. Memasuki pertengahan dan akhir ramadhan harga ayam potong diprediksi akan mulai membaik meski belum mendekati cashflow,” ujar Wawan, di Gedung DPRD Kota Bandung, Selasa (5/5/2020).

Wawan berharap, harga day old chicken (DOC) atau bibit ayam dan pakan tidak langsung naik akibat harga daging ayam yang mulai naik ini.

“Saat ini memang masih ada pemangkasan DOC. Dikhawatirkan akibat kelangkaan DOC, harga pakan mengalami kenaikan,” ucapnya.

Menyoal serapan pasar, dikatakan politisi Partai Golkar ini, memang saat ini sedang turun. Karena ada permainan harga yang kalau dibiarkan bisa membunuh peternak rakyat.

“Corona bukan masalah pokok. Ayam yang dibutuhkan rakyat tiap harinya,“ cetus Wawan.

Untuk diketahui, harga ayam potong di pasaran pada pekan kedua April turun dibandingkan pada pekan pertama, dari Rp 32.000/kg menjadi Rp28.000/kg.

“Penurunan harga ayam dikarenakan serapan pasar,” tutup Wawan. (edi)

Baca Juga:  Oded Berusaha Adil Bantu Warga Terdampak Corona