Thursday , 21 November 2019
Home » Ekonomi » Naik 8,51 Persen, Ini Daftar Lengkap UMP 2020 di 34 Provinsi

Naik 8,51 Persen, Ini Daftar Lengkap UMP 2020 di 34 Provinsi

UMP Jawa Barat masuk kategori UMP terendah dengan besaran UMP terendah Rp1,8 juta per bulan.

Upah Minimum

JabarToday.com, Jakarta — Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2020 sebesar 8,51 persen.

Penetapan kenaikan UMP/UMK 2020 tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor B-m/308/HI.01.00/X/2019 tanggal 15 Oktober 2019 tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun 2019.

Dalam Surat Edaran tersebut disebutkan, kenaikan UMP 2020 berdasarkan data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional sehingga kenaikan UMP/UMK 2020 ditetapkan 8,51 persen.

Kalangan buruh dan pengusaha sama-sama menolak kenaikan tersebut. Buruh menilai kenaikan terlalu kecil. Sebaliknya, pengusaha menilai kenaikan tersebut memberatkan perusahaan.

Surat Edaran menegaskan pula hal-hal berikut ini:

  • Gubernur wajib menetapkan UMP Tahun 2020
  • Gubernur menetapkan UMP dengan memperhatikan rekomendasi Dewan Pengupahan Provinsi.
  • UMP Tahun 2020 ditetapkan dan diumumkan oleh masing-masing Gubernur secara serentak pada 1 November 2019.
  • Gubernur dapat (tidak wajib) menetapkan UMK untuk Kabupaten/Kota tertentu (yang mampu membayar upah minimum provinsi lebih tinggi dari UMP).
  • UMK Tahun 2020 ditetapkan dan diumumkan selambat-lambatnya pada 21 November 2019.
  • UMP dan UMK yang telah ditetapkan oleh Gubernur sebagaimana tersebut di atas berlaku terhitung mulai tanggal 1 Januari 2020.

Berdasarkan kenaikan 8,51 persen, berikut ini UMP tertinggi dan terendah dari 5 provinsi pada 2020 dibandingkan UMP 2019.

UMP Jawa Barat masuk kategori UMP terendah, yakni di posisi empat, dengan besaran UMP terendah Rp1,8 juta per bulan.

5 Provinsi dengan UMP Tertinggi

1. DKI Jakarta, UMP 2019 sebesar Rp 3.940.973 per bulan naik menjadi Rp 4.276.349 di 2020
2. Papua, UMP 2019 sebesar Rp 3.240.900 per bulan naik menjadi Rp 3.516.700 di 2020
3. Sulawesi Utara, UMP 2019 sebesar Rp 3.051.076 per bulan naik menjadi Rp 3.310.722 di 2020
4. Bangka Belitung, UMP 2019 sebesar Rp 2.976.705 per bulan naik menjadi Rp 3.230.022 di 2020
5. Papua Barat, UMP 2019 sebesar Rp 2.934.500 per bulan naik menjadi Rp 3.184.225 di 2020

Baca Juga:  Daftar UMK Jabar 2020: Karawang Tertinggi, Banjar Terendah

5 Provinsi dengan UMP terendah:

1. DI Yogyakarta, UMP 2019 sebesar Rp 1.570.922 per bulan naik menjadi Rp 1.704.607 di 2020
2. Jawa Tengah, UMP 2019 sebesar Rp 1.605.396 per bulan naik menjadi Rp 1.742.015 di 2020
3. Jawa Timur, UMP 2019 sebesar Rp 1.630.059,05 per bulan naik menjadi Rp 1.768.777 di 2020
4. Jawa Barat, UMP 2019 sebesar Rp 1.668.372,83 per bulan naik menjadi Rp 1.810.350 di 2020
5. Nusa Tenggara Barat, UMP 2019 sebesar Rp 2.012.610 per bulan naik menjadi Rp 2.183.883 di 2020

Perkiraan Daftar UMP 2020 di 34 Provinsi

1. Nangroe Aceh Darussalam dari Rp 2.916.810 jadi Rp 3.165.030
2. Sumatera Utara dari Rp 2.303.403 jadi Rp 2.499.422
3. Sumatera Barat dari Rp 2.289.228 jadi Rp 2.484.041
4. Sumatera Selatan dari Rp 2.804.453 jadi Rp 3.043.111
5. Riau dari Rp 2.662.025 jadi Rp 2.888.563
6. Kepulauan Riau dari Rp 2.769.683 jadi Rp 3.005.383
7. Jambi dari Rp 2.423.889 jadi Rp 2.630.161
8. Bangka Belitung dari Rp Rp 2.976.705 jadi Rp 3.230.022
9. Bengkulu dari Rp 2.040.000 jadi Rp 2.213.604
10. Lampung dari Rp 2.240.646 jadi Rp 2.431.324
11. DKI Jakarta dari Rp 3.940.973 jadi Rp 4.276.349
12. Banten dari Rp2.267.965 jadi Rp 2.460.968
13. Jawa Barat dari Rp 1.668.372 jadi Rp 1.810.350
14. Jawa Tengah dari Rp 1.605.396 jadi Rp 1.742.015
15. Jawa Timur dari Rp 1.630.059 jadi Rp 1.768.777
16. DIY dari Rp 1.570.922 jadi Rp 1.704.607
17. Bali dari Rp 2.297.967 jadi Rp 2.493.523
18. NTB: dari Rp 2.012.610 jadi Rp 2.183.883
19. NTT dari Rp 1.793.293 jadi Rp 1.945.902
20. Kalimantan Selatan dari Rp 2.651.781 jadi Rp 2.877.447
21. Kalimantan Timur dari Rp 2.747.561 jadi Rp 2.981.378
22. Kalimantan Barat dari Rp 2.211.500 jadi Rp 2.399.698
23. Kalimantan Tengah dari Rp 2.663.435 jadi Rp 2.890.093
24. Kalimantan Utara dari Rp 2.765.463 jadi Rp 3.000.803
25. Sulawesi Selatan dari Rp 2.860.382 jadi Rp 3.103.800
26. Sulawesi Utara dari Rp 3.051.076 jadi Rp 3.310.722
27. Sulawesi Tenggara dari Rp 2.351.870 jadi Rp 2.552.014
28. Sulawesi Tengah dari Rp 2.123.040 jadi Rp 2.303.710
29. Sulawesi Barat dari Rp 2.369.670 jadi Rp 2.571.328
30. Gorontalo dari Rp 2.384.020 jadi Rp 2.586.900
31. Maluku dari Rp 2.400.664 jadi Rp 2.604.960
32. Maluku Utara dari Rp 2.508.092 jadi Rp 2.721.530
33. Papua dari Rp 3.240.900 jadi Rp 3.516.700
34. Papua Barat dari Rp 2.934.500 jadi Rp 3.184.225

Baca Juga:  Serikat Pekerja Usulkan UMK 2020 Naik 13 Persen

(detik.com/liputan6.com)

Daftar UMK Jabar 2019

Berikut ini daftar Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) Jawa Barat 2019. Untuk UMK 2020 naik minimal 8,51 persen. Tertinggi Kab Karawang Rp4,2 juta dan terendah Kota Banjar Rp1,6 juta.

1. Kab Karawang Rp4.234.010,27
2. Kota Bekasi Rp4.229.756,61
3. Kab Bekasi Rp4.146.126,18
4. Kota Depok Rp3.872.551,72
5. Kota Bogor Rp3.842.785,54

6. Kab Bogor Rp3.763.405,88
7. Kab Purwakarta Rp3.722.299,94
8. Kota Bandung Rp3.339.580,61
9. Kab Bandung Barat Rp2.898.744,63
10. Kab Sumedang Rp2.893.074,72

11. Kab Bandung Rp2.893.074, 71
12. Kota Cimahi Rp2.893.074,71
13. Kab Sukabumi Rp2.791.016,23
14. Kab Subang Rp2.732.899,70
15. Kab Cianjur Rp2.336.004,97

16. Kota Sukabumi Rp2.331.752,50
17. Kab Indramayu Rp2.117.713,61
18. Kota Tasikmalaya Rp2.086.529,61
19. Kab Tasikmalaya Rp2.075.189,31
20. Kota Cirebon Rp2.045.422,24

21. Kab Cirebon Rp2.024.160,07
22. Kab Garut Rp1.807.285,69
23. Kab Majalengka Rp1.791.693,26
24. Kab Kuningan Rp1.734.994,34
25. Kab Ciamis Rp1.733.162,42

26. Kab Pangandaran Rp1.714.673,33
27. Kota Banjar Rp1.688.217,52