Saturday , 4 April 2020
Home » Ekonomi » MES Jabar Ingin Kuatkan Ekonomi Syariah

MES Jabar Ingin Kuatkan Ekonomi Syariah

Raker MES Jawa Barat di Kantor BJB Syariah, Sabtu (19/1).

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Ekonomi syariah dengan segala wujud dan praktik implementasinya, membutuhkan aksi lebih akseleratif. Ekonomi syariah diharapkan menjadi alternatif problem ekonomi dunia. Itulah yang menjadi inti pemikiran yang melandasi Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Pengurus Wilayah Jawa Barat yang terus bergiat dengan visi dan misinya. Maka itu, Sabtu (19/1), MES Jabar mengadakan rapat kerja yang diikuti oleh Dewan Pengurus Harian plus Ketua dan anggota bidang, Dewan Pakar serta Dewan Penasehat di Kantor Bank Jabar Banten Syariah.

Menurut Ketua Umum MES Jabar Zainal Aripin, saat ini merupakan momentum tepat untuk menggelorakan ekonomi syariah dalam berbagai wujud dan implementasinya. Jabar sebagai provinsi dengan potensi ekonomi dan populasi penduduk terbesar, merupakan provinsi yang harusnya tampil sebagai pusat ekonomi syariah nasional bahkan global.

“Ekonomi syariah lebih menguatkan fondasi dalam memerankan prinsip-prinsip assiah Islam sebagai rahmatan lil alamin, sehingga ekonomi syariah tampil inklusif dan elegan dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Zainal.

Sementara itu, Sekretaris Umum MES Jabar Arif Budiraharja menerangkan Raker kali ini mengambil tema Konsolidasi dan Akselerasi Program Penguatan Ekonomi Syariah di Jawa Barat. “Agenda utamanya, menyusun program berdasarkan gugus perbidangan yang dibagi ke dalam empat komisi. Setiap komisi diharapkan mampu menyusun program yang tepat, lebih terencana dan terukur, implementatif serta sesuai kebutuhan masyarakat,” paparnya.

Konsolidasi dan akselerasi menjadi tekad seluruh pengurus MES Jabar. Menguatkan program kepengurusan MES periodenya sebelumnya serta memperluas program inovasi baru dalam mencapai visi 2020 yakni Sistem Ekonomi Syariah Telah Diterapkan dalam Ekonomi Indonesia. Serta misi 2020, yaitu menciptakan lingkungan yang kondusif untuk menerapkan prisip syariah Islam pada sistem dan kegiatan ekonomi Indonesia. (AVILA DWIPUTRA)