Thursday , 21 November 2019
Home » Ekonomi » Libur Akhir Tahun, Volume Penumpang Pelabuhan Merak Melejit

Libur Akhir Tahun, Volume Penumpang Pelabuhan Merak Melejit

(jabartoday.com/net)

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Saat libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, prediksi tentang kemungkinan terjadinya peningkatan penumpang kini terbukti. Faktanya, data PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak menunjukkan terjadinya peningkatan volume penumpang.

“Sejak H-7 hingga H-1 Natal 2018, total penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Merak (Banten) ke Bakauheni (Lampung) mencapai 246.337 orang. Angka itu lebih tinggi 3,6 persen daripada periode sama 2017, yang jumlahnya 238.636 orang,” tandas Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Imelda Alini, dalam keterangan resminya.

Menurutnya, pada momen tahun ini, arus penumpang lebih terdistributif. Pasalnya, jelas dia, momen libur Natal bersamaan dengan libur anak sekolah. Selain itu, sambung dia, arus puncak berangkat juga berlangsung akhir pekan.

Imelda meneruskan, selain penumpang, peningkatan pun terjadi pada pengangkutan kendaraan, baik roda 2, maupun roda 4. Momen kali ini, jumlah kendaraan roda 2 yang terangkut sebanyak 8.308 unit atau lebih banyak 0,5 persen daripada periode sama tahun lalu, yang jumlahnya 8.267 unit. Sedangkan kendaraan roda 4, lanjutnya, sebanyak 27.326 unit. “Untuk kendaraan roda 4, ada kenaikan 9,8 persen daripada periode sama 2017, yang jumlahnya, 24.886 unit,” tukasnya.

Peningkatan volume peumpang dan kendaraan pada periode Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 pun, imbuhnya, terjadi di Pelabuhan Katapang (Jatim). “Sejak H-5 hingga H-1 Natal 2018, total penumpang dari Pelabuhan Katapang ke Gilimanuk (Bali) mencapai 129.637 orang. Itu berarti, jelasnya, lebih banyak 18 persen daripada periode sama 2017, yaitu sejumlah 110.097 orang.

“Jumlah kendaraan roda 2 yang terangkut dari Ketapang ke Gilimanuk sejumlah 8.068 unit atau naik 14 persen daripada periode sama 2017, yakni 7.066 unit. “Sementara, kendaraan roda 4 campuran mencapai 22.857 unit atau naik 27 persen daripada periode sama 2017, yaitu 18.052 unit,” tutupnya. (win)