Lebaran, Disbudpar Tidak Punya Agenda Khusus

Pemerintah Kota Bandung
Pemerintah Kota Bandung

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung mengakui tidak memiliki program khusus bagi wisatawan saat Idul Fitri mendatang. Disbudpar menyerahkan program-program bagi masyarakat kepada pengelola objek wisata.

“Misalnya kebon binatang, Taman Lalu Lintas, setiap tahunnya atau setiap lebaran pasti diserbu sama pengunjung,” ujar Staf Umum Disbudpar Kota Bandung, Aceng Ismatuloh, Selasa (22/7/2014).

Menurutnya, bagi Bandung yang mengandalkan wisata belanja, kondisi ramai baru dialami pada H-1 Lebaran. Lokasi yang akan dibanjiri seperti Alun-alun, Pasar Baru, Bandung Indah Plaza, dan mal-mal besar di Kota Kembang. “Untuk pasca Lebaran biasanya objek wisata alam. Untuk objek wisata alam, kita tidak punya, paling kebun binatang atau karang setra,” imbuhnya.

Alasan Bandung tidak memiliki wisata alam, dikatakan Aceng, karena kondisinya yang tidak mungkin. Maka itu, pihaknya membuat objek wisata alam buatan, seperti kolam renang. Ia mengakui, Disbudpar telah dihibahkan sebuah tanah untuk dijadikan wisata alam di daerah Ujungberung. “Tanah sudah ada, cuma belum terealisasi saja,” singkat Aceng.

Berdasarkan survei, wisata yang paling banyak didatangi turis di Kota Bandung adalah wisata belanja serta kuliner, terutamanya pasar baru, karena murah. “Jalan Braga menjadi daya tarik, karena sejarahnya itu. Sehingga banyak wisatawan yang datang ke situ,” paparnya.

Aceng menandaskan, selama bulan Ramadhan, tempat hiburan harus ditutup untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. (VIL)

Related posts