Kemungkinan Tidak Ada Penundaan THR

  • Whatsapp
deddy widjayaJABARTODAY.COM – BANDUNG
Berdasarkan peraturan, yang satu diantaranya, Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. PER.04/MRN/1994 tentang Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan bagi pekerja perusahaan, pada momen Ramadan tahun ini, para pengusaha pun berkewajiban untuk menaatinya.
“Pembayaran THR merupakan kewajiban kami selaku pengusaha. Tentunya, mayoritas pengusaha sudah siap membayarkan THR bagi para pekerjanya,” sahut Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Indonesia Jawa Barat, Dedy Widjaja, Minggu (6/7/2014).
 
Dedy mengemukakan, agar pembayaran THR tidak mengalami kendala dan terjadi penyimpangan, pihaknya terus memonitor perusahaan-perusahaan. Bahkan, ucap dia, pihaknya siap menerima berbagai keluhan para pekerja. “Keluhan itu berkenaan dengan apabila terjadi pemberian THR yang tidak sesuai ketentuan. THR adalah hak para pekerja. Jadi, pengusaha wajib memberi THR kepada para pekerjanya,” ujarnya.
 
Melihat kesiapan itu, Dedy meneruskan, kemungkinan kecil, tidak terjadi penundaan atau hambatan saat pembayaran THR. Menurutnya, pembayaran THR siap dilakukan para pengusaha mulai H-20 Idul Fitri. Paling lambat, tegas Dedy, pembayaran berlangsung pada H-7 Idul Fitri.
 
Namun, kata Dedy, tidak tertutup kemungkinan, ada sebagian perusahaan yang belum berkemampuan memenuhi kewajibannya membayar THR. Ini terjadi, jelas Dedy, kemungkinan besar terganjal masalah finansial perusahaan tersebut. “Kami sarankan dan imbau para pengusaha yang memang belum berkemampuan membayar THR supaya bertemu dan berbicara dengan para pekerjanya untuk membahas masalah tersebut sehingga terdapat titik temu dan kesepakatan.  Apakah pembayaran THR secara cicil atau bagaimana, bergantung kesepakatan,” papar Dedy. (ADR)

Related posts