Kekalahan Persepam Sudah Diduga

  • Whatsapp
Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman

JABARTODAY.COM – BANDUNG

 

Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman menyebut skuadnya lebih percaya diri pada pertandingan kali ini melawan Persepam Madura, Senin (3/12). Itu terlihat dari tidak terlalu banyaknya kesalahan umpan dan kehilangan bola yang dilakukan para pemainnya.

 

“Oleh sebab itu pemain lebih hati-hati tadi, agar tidak gampang kehilangan bola,” ujar Djadjang, dalam konferensi pers seusai pertandingan, di Stadion Siliwangi Bandung.

 

Dalam pertandingan kedua Inter Island Cup II itu, Persib melibas tamunya dengan skor 3-0, melalui gol-gol dari Atep, Kenji Adachihara dan Mbida Messi. Dirinya tidak lupa mengucapkan selamat kepada para pemain Maung Bandung atas kemenangan tersebut. Meski kondisi lapangan licin akibat hujan, penampilan anak buahnya meningkat dibanding saat lawan Persegres Gresik, Sabtu (1/12).

 

“Meski tadi kondisi lapangan sedikit licin, tapi anak-anak masih bisa memainkan bola-bola pendek dan menguasai ball position,” katanya.

 

Meski begitu, Djanur -sapaan akrabnya- tetap memberikan respek kepada lawannya tersebut. Menurutnya, status tim promosi tidak membuat Persepam gentar menghadapi Persib. “Meski tim promosi, namun tidak mudah bagi kita mengalahkan mereka. Mereka tampil bagus dan cukup ngotot,” pujinya.

 

Dalam pertandingan kali ini, Djanur juga merombak formasi timnya menjadi 4-4-2 dari 4-2-3-1 dengan duet striker Dzumafo Herman Epandi dan Kenji yang ditopang M. Ridwan-Atep di sisi kiri dan kanan, serta Mbida Messi-Hariono di tengah. Mengenai hal itu, Djanur memiliki jawabannya. “Kapan 4-4-2, kapan 4-2-3-1 disesuaikan dengan lawannya. Termasuk Hariono dan Asri (Akbar), keduanya ada plus minusnya,” ungkapnya.

 

Sedangkan Pelatih Persepam, Mustaqim, telah menduga kekalahan tersebut, karena materi timnya berada di bawah lawannya tersebut. Meski begitu, tegasnya, bukan berarti anak asuhnya tidak memiliki perlawanan.

 

“Semangat dan aliran bola justru lebih bagus hari ini dibandingkan laga sebelumnya. Tapi lawan yang kita hadapi lebih punya kelas. Karena saya sudah tekankan kepada pemain sejak awal, ini untuk pembelajaran kita di kompetisi,” akunya.

 

Apalagi, imbuhnya, skuadnya sendiri masih melakukan seleksi, termasuk para pemain asing yang berada di dalamnya, yaitu Mahmoud Mansouri dan Mbamba.

 

“Kekurangan kita sendiri tadi di finishing. Dan itu jadi pelajaran buat kita di pertandingan selanjutnya,” tandasnya. (AVILA DWIPUTRA)

Berita Terkait