Kapal Tercanggih TNI AL KRI Klewang-625 Terbakar

  • Whatsapp

JABARTODAY.COM – JAKARTA

Kapal berteknologi tercanggih TNI AL saat ini, KRI Klewang-625, terbakar di dermaga Pangkalan TNI AL Banyuwangi, Jawa Timur. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui penyebab dan tingkat kerusakan akibat kebakaran itu.
“Kami nyatakan, benar bahwa KRI Klewang-625 terbakar tadi. Namun kami belum tahu penyebabnya, kami masih menunggu penyelidikannya,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama TNI Untung Suropati,  di Markas Besar TNI AL, Cilangkap, Jumat petang.
Kabar beredar menyatakan, KRI Klewang-625 dengan rancangan sangat berbeda dengan kapal konvensional itu terbakar sekitar tengah hari. Menurut sumber, kapal itu terbakar sesaat sesudah tim inspeksi dari TNI AL meninggalkan dermaga tempat kapal itu ditambat. Direncanakan, Senin depan (30/9) kapal ini diujicoba berlayar terakhir sebelum upacara serah terima kepada TNI AL.
KRI Klewang-625 seukuran 63 meter ini merupakan kapal tipe trimaran (tiga lunas) yang dibangun Lundin Industries, di Banyuwangi. Kapal perang ini sangat pas untuk keperluan operasional di perairan lithoral (bukan laut dalam), mengingat Indonesia banyak dikelilingi laut-laut semacam ini.
KRI Klewang-625 dibangun berbahan baku sejenis serat gelas yang diklaim kekuatannya menandingi baja namun tidak memantulkan gelombang radar. Teknologi stealth ini juga dimiliki pesawat terbang intai F-117 Night Hawk milik Angkatan Udara Amerika Serikat.
Diketahui bahwa bahan komposit sejenis serat gelas itu rentang terhadap api. Jika satu peluru kendali setingkat MM-39 Mark II Exocet ditembakkan dari geladaknya, maka api semburan mesin jet arsenal itu sangat besar dan panas. Inilah yang harus diantisipasi kapal-kapal perang berbahan baku komposit itu, walau diklaim mampu menyerap pantulan gelombang radar dan elektromagnetik lain.
Dengan biaya sekitar Rp114 miliar perunit, KRI Klewang-625 direncanakan dibangun sebanyak tiga unit. Kapal ini masih tahap menjelang diserahterimakan dari pihak pembuat kepada pemesan, yaitu TNI AL. (FAR/AN]

Related posts