Kang Emil Kembali Ingatkan Warga Disiplin Terapkan 5M

Gubernur Jabar Ridwan Kamil, saat jumpa pers di Makodam III/Siliwangi, Selasa (15/6/2021).

JABARTODAY.COM – BANDUNG Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta doa masyarakat untuk kesembuhan Sekretaris Daerah Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja yang sedang menjalani isolasi mandiri karena terkonfirmasi positif Covid-19.

Selain Sekda Jabar, sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jabar terkonfirmasi positif Covid-19.

“Mohon doanya agar beliau-beliau bisa segera pulih dan tentunya bisa mengurus kembali pelayanan masyarakat di Jawa Barat,” kata Emil, sapaan Ridwan Kamil, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (18/6/2021).

Dia pun mengemukakan, bila Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum sudah pulih dari Covid-19 dan kembali beraktivitas. Emil juga mengatakan, tingkat kesembuhan di Jabar tergolong cukup tinggi. Berdasarkan data Bersatu Lawan Covid-19 per 14 Juni 2021, tingkat kesembuhan di Jabar mencapai 91,90 persen.

“Saya juga mengabarkan Pak Wakil Gubernur Jawa Barat alhamdulillah sudah kembali sehat. Ini menunjukkan tingkat kesembuhan di Jawa Barat cukup tinggi,” ucapnya.

Berita Terkait

Dirinya kembali mengimbau masyarakat Jabar untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M, yakni menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Pasalnya, banyak bukti ilmiah menunjukkan, jika penerapan protokol kesehatan efektif cegah penularan virus corona.

“Apapun virusnya, apapun variannya jawabannya hanya 5M. Rajin mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi pergerakan yang tidak perlu,” tegasnya.

Emil menyatakan, pihaknya terus berupaya mencegah penyebaran Covid-19, terutama usai libur lebaran. Salah satunya dengan menetapkan wilayah Bandung Raya, yang meliputi Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Bandung berstatus siaga 1 Covid-19.

“Dalam situasi sekarang, banyak kedaruratan. Rumah sakit sudah makin naik dan hampir penuh, juga ada pembatasan kedatangan dari wisatawan, penutupan jalan, dan lain-lain,” pungkasnya. (*)

Related posts