Jokowi: Kotak-kotak Semangat Perubahan

  • Whatsapp
Pasangan Paten menerima simbolik kunci mobil sebagai operasional dalam pemenangan Pilgub Jabar 2013 mendatang, Minggu (18/11).

JABARTODAY.COM – BANDUNG

 

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang kini menjadi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menegaskan baju kotak-kotak yang digunakan pasangan Calon Gubernur Jawa Barat Rieke Dyah Pitaloka-Teten Masduki (Paten) tidak sama dengan yang dia gunakan saat kampanye menjadi Gubernur DKI Jakarta. Menurutnya, baju yang ia gunakan bersama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) adalah simbol keberagaman masyarakat Jakarta.

 

“Kalau yang digunakan oleh Mbak Rieke dan Mas Teten adalah baju kotak-kotak khas Jawa Barat, yaitu Cele,” ujar Jokowi, sapaan Joko Widodo, di kantor DPD PDIP Jabar, Jalan Pelajar Pejuang 45, Minggu (18/11).

 

Mantan Wali Kota Solo itu menegaskan, dalam baju kotak-kotak tersebut berisi semangat perubahan. Dengan semangat tersebutlah diharapkan PDIP dapat memenangkan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2013 mendatang.

 

Jokowi sendiri mengungkapkan rahasia kemenangannya kepada para simpatisan dan kader PDIP di Jabar untuk memenangkan pasangan Paten. “Waktunya sudah sempit, tinggal tiga bulan lagi. Para ranting di daerah tidak usah banyak rapat, harus mulai bergerak,” tegasnya.

 

Ranting sendiri menjadi kunci kemenangan dirinya menjadi DKI 1. Bila satu atau dua ranting lepas, dikatakan Jokowi, PDIP harus melupakan mimpi menjadi Jabar 1 dan 2. Maka itu, dia meminta kepada para kader dan simpatisan yang memiliki uang, pikiran, dan tenaga untuk dikeluarkan. “Dulu ada yang nyumbang Rp 1000, saya terima. Punya pikiran, keluarkan. Punya tenaga juga keluarkan,” imbuhnya.

 

“Karena bersih,” singkat Jokowi ketika menanggapi pertanyaan masyarakat soal mereka harus memilih Paten.

 

Dalam acara tersebut, Rieke, Teten dan perwakilan relawan diberikan secara simbolik sebuah kunci mobil sebagai kendaraan operasional dalam mendukung kemenangan pasangan tersebut. Meski hujan deras, para simpatisan tidak berhenti meneriakkan nama Jokowi dan Paten. (AVILA DWIPUTRA)

Related posts