Januari-Februari, Jasa Raharja Salurkan Santunan Rp 25,8 Miliar

jasa raharjaJABARTODAY.COM – BANDUNG –– Berdasarkan peraturan, masyarakat yang mengalami kecelakaan, baik meninggal maupun luka-luka, tidak hanya perjalanan darat, tetapi juga rute laut dan udara, berhak memperoleh santunan. Adalah PT Jasa Raharja (Persero) yang mendapat kepercayaan pemerintah untuk mengelola dan menyalurkan dana santunan kecelakaan tersebut.

Di Jabar, dalam dua bulan pertama tahun ini, nilai santunan kecelakaan tergolong besar. Angkanya, mencapai puluhan miliar rupiah. “Benar. Periode Januar-Februari tahun ini, kami menyalurkan santunan kecelakaan bernilai besar. Angkanya Rp 25.876.000.000. Mayoritas penerima santunan adalah korban kecelakaan sepeda motor,” tandas Kepala Cabang PT Jasa Raharja Jabar, Edi Supriadi, di tempat kerjanya, Jalan Soekarnohatta Bandung, Jumat (27/3).

Nilai santunan tertinggi, tukasnya, adalah bagi ahli waris korban kecelakaan yang meninggal dunia. Angkanya, kata Edi, Rp 18.112.500.000. Kemudian, tambah dia, santunan bagi korban yang mengalami cacat senilai Rp 248 juta. Selanjutnya, santunan bagi korban luka-luka, nilai totalnya Rp 7 miliar lebih. Sisanya, imbuh dia, senilai Rp 30 juta, adalah biaya penguburan.

Meski terlihat besar, ungkap Edi, sebenarnya, penyaluran nilai santunan kecelakaan periode Januari-Februari 2015 tersebut lebih sedikit daripda periode sama tahun lalu. DIsebutkan, periode Januari-Februari 2014, pihaknya menyalurkan santunan kecelakaan senilai Rp 27.206.000.000.

Bahkan, lanjutnya, total penyaluran santunan selama 2014 lebih sedikit daripada 2013. Selama 2014, tutur Edi, pihaknya menyalurkan santunan senilai Rp 171 miliar. Sedangkan tahun sebelumnya (2013), lanjut Edi, nilai santunan kecelakaan mencapai Rp 177 miliar.

Menurutnya, turunnya penyaluran santunan kecelakaan itu terjadi karena angka kecelakaan di Jabar pun cenderung turun. Hal itu, jelasnya, berkat kerjasama antara jajarannya dan berbagai instansi, termasuk kepolisian, melakukan beragam upaya pencegahan. Di antaranya, ungkap dia, melalui berbagai program sosialisasi dan edukasi berkenaan dengan keselamatan berlalu lintas.  (ADR)

Related posts