Jabar Jadi Lokomotif Trend Desain Fashion Dunia

  • Whatsapp
(Dok. Dekranasda Prop. Jabar)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Para desainer fashion di sentra-sentra industri di Jawa Barat selalu menjadi trend perkembangan desain fashion di Indonesia bahkan mancanegara. Trend ini mesti dipertahankan agar Jawa Barat menjadi daya tarik bagi para pengguna dan pemerhati fashion di seluruh dunia.

Jawa Barat amat kaya dengan desainer-desainer fashion. Karya-karya desain mereka menjadi trend bagi  desainer-desainer lainnya di Indonesia, bahkan mancanegara,” ujar Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Propinsi Jawa Barat, Netty Prasetiyani dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Ketua Dekranasda, Agus Gustiar pada Seminar “Menguasai Pasar Dengan Memahami Trend Forecating ‘12-‘13” di Gedung Jabar Craft Center Dekranasda, Bandung, (1/11).

Netty mengungkapkan desain yang tinggi memiliki keunggulan kompetitif (competitive advantage) sebagai nilai tambah dari suatu produk. Mengandalkan semata pada desain-desain konvensional atau yang tidak lagi mengikuti trend fashion dunia, maka nilai suatu produk akan berkurang.

“Desain yang bernilai seni tinggi memiliki added value (nilai tambah, red) yang menjadi keunggulan kompetitif dari suatu produk fashion,” tutur Netty.

Posisi sebagai trend setter ini, jelas Netty, harus terus dipertahankan. Netty mencontohkan, Bali adalah sentra fashion dan kerajinan dengan tingkat kreatifitas yang tinggi, maka Jawa Barat khususnya Bandung harus seperti itu juga.

Karena itu, istri gubernur Ahmad Heryawan ini berharap, agar event-event fashion harus lebih banyak lagi diselenggarakan di Jawa Barat. “Event-event tersebut akan menjadi wahana bagi para desainer senior dan pemula untuk menjalin silaturrahim dan berbagi pengetahuan dan pengalaman,” tuturnya.

Hadir sebagai narasumber dalam Seminar “Menguasai Pasar Dengan Memahami Trend Forecating ‘12-‘13” itu antara lain Irvan A. Noe’man (One Design), Tri Anugerah (akademisi) dan Tina Gondokoesumo (CV Lestari). Tidak kurang dari 200 peserta hadir yang berasal dari Dekranasda Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, Asosisasi Eskportir Handycraft, Ikatan Perancang Busana Muslim se-Jawa Barat dan para pelaku desain sentra-sentra kerajinan dan fashion di Jawa Barat. (Fahrus Zaman Fadhly)

Berita Terkait